Breaking News:

Sambil Setengah Tertawa, Loyalis Anas Urbaningrum Cerita Dirinya Kena 'Prank' SBY: Banyak yang Kaget

I Gede Pasek Suardika, loyalis Anas Urbaningrum, ceritakan saat dirinya kena prank dari SBY.

Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat orasi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/2/2017). 

Diharapkan hal tersebut membuat Partai Demokrat bersatu dan kawan-kawannya aman untuk mencalonkan diri dalam pemilu. 

Moeldoko Kudeta AHY, Kenapa Partai Demokrat yang Dipilih sebagai Kendaraan Pilpres 2024?

SBY saat itu diketahui menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. 

Gayung bersambut, Anas ternyata tak keberatan dengan ide I Gede Pasek.

Anas pun mempersilakan I Gede Pasek menyampaikan ide itu ke media massa seperti dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Cerita Loyalis Anas Urbaningrum Kena Prank SBY: Gak Nyangka Orang Sekelas Beliau Bisa Berkhianat.

"Saya sampaikan di DPR bahwa saya mengusulkan pak SBY sebagai ketua umum agar bisa dipilih secara aklamasi demi bersatunya semua elemen partai, karena kita sudah masuk tahapan pemilu, di mana kita harus segera berkompetisi di lapangan, segala problem di internal kita tutup dulu," kata I Gede Pasek. 

Pernyataan itu memicu kemarahan dari Ruhut Sitompul, Marzuki Alie hingga Syarief Hasan.

Usulan I Gede Pasek dianggap menghina SBY karena menurunkan statusnya dari majelis tinggi partai dan dewan pembina menjadi ketua umum. 

Ternyata usulan tersebut sampai ke telinga SBY.

Diundanglah I Gede Pasek ke Istana Negara untuk berbicara empat mata. 

Sebelum berbincang dengan SBY, I Gede Pasek mengaku sempat bertemu dengan almarhumah Ani Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) di Istana.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved