Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak

Terindikasi Depresi, Begini Nasib Terkini Oknum Polisi yang Maki Awak KRI Nanggala yang Gugur

Ialah Aipda Fajar, seorang personel polisi yang akhirnya ditangkap setelah melayangkan komentar negatif terhadap para awak KRI Nanggala yang gugur.

Lambok E.M Hutabarat via grid.id
Sejumlah orang tengah berdiskusi di dekat salah satu bagian kapal selam KRI Nanggala-402 saat bersandar di pelabuhan. 

TRIBUNMATARAM.COM - Polisi tak main-main dengan anggotanya yang memaki insiden tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402.

Ialah Aipda Fajar, seorang personel polisi yang akhirnya ditangkap setelah melayangkan komentar negatif terhadap para awak KRI Nanggala yang gugur.

Identitasnya pun terungkap, begini nasibnya kini.

Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto memastikan bakal memproses secara pidana personel Polsek Kalasan Aipda Fajar yang diduga berkomentar negatif terkait insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Menurut Agus, Aipda Fajar telah diamankan oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hingga saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan.

"Proses pidana sedang dijalankan," kata Agus saat dikonfirmasi, sebagaimana dikutip Tribunnews.com, Senin (26/4/2021).

Tak hanya itu, Agus mengatakan, Aipda Fajar juga akan diproses melalui sidang Kode Etik dan Profesi Polri (KEPP).

Baca juga: Ajak Publik Patungan Beli Kapal Selam, Ustaz Abdul Somad: KRI Nanggala-402 dan Awaknya Gugur Syahid

Baca juga: Gugur di KRI Nanggala-402, Dika Sempat Belikan Ibu Mukena dan Daster, Berencana Lamaran Juni Nanti

"Nanti juga bakal dilanjutkan dengan kode etiknya," tutur Agus.

Sebelumnya diberitakan, Aipda Fajar adalah personel kepolisian dari Polsek Kalasan yang ditangkap usai berkomentar negatif soal tragedi tenggelamnya kapal Nanggala-402 di perairan utara Bali.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved