Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala Hilang Kontak

Ajak Publik Patungan Beli Kapal Selam, Ustaz Abdul Somad: KRI Nanggala-402 dan Awaknya Gugur Syahid

Ustaz Abdul Somad menyebutkan bahwa KRI Nanggala-402 beserta seluruh awaknya gugur syahid.

Surya.co.id
Ustaz Abdul Somad 

TRIBUNMATARAM.COM - Insiden tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 menyita perhatian publik.

Tak sedikit figur publik yang turut serta mengomentari insiden tersebut.

Termasuk pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad.

Melalui akun Instagram @ustadzabdulsomad_official, Ustaz Abdul Somad menyebutkan bahwa KRI Nanggala-402 beserta seluruh awaknya gugur syahid.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk patungan guna membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402.

Pria yang akrab disapa UAS itu ingin membangun kekuatan laut Indonesia.

Capres Fiktif Nurhadi Viral Lagi, Unggah Kalimat Tak Pantas Soal KRI Nanggala-402: Saya Memohon Maaf

Gugur di KRI Nanggala-402, Dika Sempat Belikan Ibu Mukena dan Daster, Berencana Lamaran Juni Nanti

Kapal selam KRI Nanggala-402 bertolak dari Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014). Kegiatan itu bagian dari penyematan brevet kehormatan Hiu Kencana kepada Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana.
Kapal selam KRI Nanggala-402 bertolak dari Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (6/9/2014). Kegiatan itu bagian dari penyematan brevet kehormatan Hiu Kencana kepada Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana. (KOMPAS/DWI BAYU RADIUS)

Menurut UAS, tujuan Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah.

Apalagi lautan Indonesia sangat luas.

UAS menambahkan, TNI AL menghadapi beberapa tantangan seperti kurangnya personel dan armada.

Ia kemudian menjelaskan bahwa lautan Indonesia pernah dijaga oleh Laksamana Nala, Pati Unus, Malahayati, Baabullah, dan Nuku hingga pengorbanan Yos Sudarso.

Analisa Awal Pihak TNI Soal Penyebab KRI Nanggala-402 Tenggelam: Saat Menyelam Langsung Hilang Ini

Halaman
1234
Penulis: Irsan Yamananda
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved