Curhat Jemaah Haji Asal Solo, Daftar Sejak 2011 & 2 Kali Batal Berangkat: Suami Meninggal Tahun 2019
Berikut cerita lengkap jemaah haji asal Solo yang 2 kali batal berangkat ke Arab Saudi.
TRIBUNMATARAM.COM - Jemaah haji asal Solo membagikan kisahnya yang 2 kali batal berangkat ke Mekkah.
Kepada wartawan, ia mengaku sudah mendaftar sejak tahun 2011.
Bahkan, suaminya sudah meninggal dunia terlebih dahulu pada tahun 2019.
Sebanyak 505 calon jemaah haji asal Solo, Jawa Tengah, batal berangkat karena masih pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Solo Hidayat Maskur mengatakan, akan menyosialisasikan kepada para jemaah terkait adanya pembatalan keberangkatan itu.
Menurut Hidayat, jemaah yang batal berangkat bisa mengambil kembali biaya perjalanan haji-nya (BIPIH) ke Kantor Kemenag Solo.
• Ibadah Haji 2021 Batal Diberangkatkan, Pengelola Dana Pastikan Uang Jamaah Aman di Bank Syariah
• Pemerintah Tak Berangkatkan Jemaah Haji Indonesia 2021, Menag: Semoga Ujian Covid-19 Segera Usai

"Jemaah yang akan tetap sesuai dengan prosedur dan mengikuti masa tunggu Insya Allah dia sebagai prioritas pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2022," ungkap dia di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021).
Pihaknya mengatakan akan mengambil paspor milik calon jemaah yang batal berangkat ibadah haji 2021 ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.
Paspor tersebut biasanya sering ditanyakan jemaah terlebih setelah ada keputusan resmi pemerintah terkait pembatalan keberangkatan haji tahun ini.
"Karena sekarang posisi paspor ada di kantor wilayah maka kita akan mengambil paspor itu. Kemudian akan kita sampaikan kepada seluruh jemaah khususnya di Solo," terang dia.
• Ditinggal Ortu ke Timor Leste, Siswi SMP di NTT Dicabuli Sepupu Hampir Tiap Hari Selama 5 Bulan
Hidayat menerangkan, 505 calon jemaah haji ini telah mendaftar sejak 2011.
Mereka seharusnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada 2020 lalu. Karena Covid-19, akhirnya batal dan diberangkatkan tahun 2021.
Namun, karena masih pandemi Covid-19, pemberangkatan haji tahun ini pun kembali dibatalkan dengan pertimbangan kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji.
"505 calon jemaah haji ini harusnya 2020 berangkat.
Dan tahun ini batal berangkat lagi karena Covid-19.