Unggah Foto Kabah, Arie Untung: Allah Buka Pintu Surga untuk Beberapa negara, Tapi Kita Ga Termasuk?

Postingan Arie Untung soal Arab Saudi buka pintu haji ke beberapa negara, tapi Indonesia tak termasuk jadi perhatian publik.

Penulis: Irsan Yamananda | Editor: Irsan Yamananda
Kompas
Arie Untung 

TRIBUNMATARAM.COM - Unggahan Arie Untung di Instagram sedang menjadi perhatian warganet.

Dalam unggahan tersebut, ia mengupload foto pemandangan kabah di Mekkah.

"KAMI GA DIIZININ KESANA?" tulis Arie Untung dalam caption foto, mengawali unggahan tersebut.

Ia kemudian mengungkit soal Arab Saudi yang tidak mengizinkan warga Indonesia untuk masuk ke wilayahnya.

"Abis mbaca

Arab saudi membuka pintu haji untuk beberapa negara

Tapi Indonesia ga termasuk," ungkap Arie.

Baca juga: Curhat Jemaah Haji Asal Solo, Daftar Sejak 2011 & 2 Kali Batal Berangkat: Suami Meninggal Tahun 2019

Baca juga: Ibadah Haji 2021 Batal Diberangkatkan, Pengelola Dana Pastikan Uang Jamaah Aman di Bank Syariah

Arie Untung
Arie Untung (YouTube/ Daniel Mananta Network)

Kendati demikian, ia meminta siapapun yang membaca postingan tersebut untuk bersabar.

Karena, lanjut Arie, masih ada peristiwa yang lebih menyedihkan.

"Sabar aja

Ada kejadian yg lebih sedih lho

kalau kejadiannya..

Allah membuka pintu surga untuk beberapa negara

Tapi kita ga termasuk?" tulisnya.

Dicap Matre, Ibu Indah Permatasari Dibela Eks Pacar Putrinya, Terbukti Beda Sikap pada Arie Kriting

Namun, Arie menjelaskan bahwa ada peristiwa yang lebih menyedihkan lagi.

"Ini yg lebih sedih

Coba Kalau Didunia saja ga mau ditemuin kita? 

Gimana di akhirat?" ungkap Arie.

Arie Untung kemudian memanjatkan permohonannya terkait masalah tersebut.

"Izin Ksa hanya kebijakan manusia

Dan semua fihak sudah berusaha maksimal

Tetap Kau lah Rabb kami segala penentu kebijakan

kerinduan hati kami pasti terdengar

Jikapun sudah tdk ada izin sama sekali untuk kami menemuiMu di baitullah

Minimal

Izinkan kami menemuiMu nanti di Jannah

ya Rabb

Aamiin" pungkasnya.

Curhat Jemaah Haji Asal Solo

Sebanyak 505 calon jemaah haji asal Solo, Jawa Tengah, batal berangkat karena masih pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Solo Hidayat Maskur mengatakan, akan menyosialisasikan kepada para jemaah terkait adanya pembatalan keberangkatan itu.

Menurut Hidayat, jemaah yang batal berangkat bisa mengambil kembali biaya perjalanan haji-nya (BIPIH) ke Kantor Kemenag Solo.

 Ibadah Haji 2021 Batal Diberangkatkan, Pengelola Dana Pastikan Uang Jamaah Aman di Bank Syariah

 Pemerintah Tak Berangkatkan Jemaah Haji Indonesia 2021, Menag: Semoga Ujian Covid-19 Segera Usai

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Solo, Hidayat Maskur di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Solo, Hidayat Maskur di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

"Jemaah yang akan tetap sesuai dengan prosedur dan mengikuti masa tunggu Insya Allah dia sebagai prioritas pemberangkatan calon jemaah haji tahun 2022," ungkap dia di Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021).

Pihaknya mengatakan akan mengambil paspor milik calon jemaah yang batal berangkat ibadah haji 2021 ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Paspor tersebut biasanya sering ditanyakan jemaah terlebih setelah ada keputusan resmi pemerintah terkait pembatalan keberangkatan haji tahun ini.

"Karena sekarang posisi paspor ada di kantor wilayah maka kita akan mengambil paspor itu. Kemudian akan kita sampaikan kepada seluruh jemaah khususnya di Solo," terang dia.

 Ditinggal Ortu ke Timor Leste, Siswi SMP di NTT Dicabuli Sepupu Hampir Tiap Hari Selama 5 Bulan

Hidayat menerangkan, 505 calon jemaah haji ini telah mendaftar sejak 2011.

Mereka seharusnya diberangkatkan ke Tanah Suci pada 2020 lalu. Karena Covid-19, akhirnya batal dan diberangkatkan tahun 2021.

Namun, karena masih pandemi Covid-19, pemberangkatan haji tahun ini pun kembali dibatalkan dengan pertimbangan kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji.

"505 calon jemaah haji ini harusnya 2020 berangkat.

Dan tahun ini batal berangkat lagi karena Covid-19.

Mudah-mudahan mereka bisa melaksanakan ibadah haji di tahun depan," terang dia seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Daftar Sejak 2011, 505 Calon Jemaah Haji Asal Solo 2 Kali Batal Berangkat".

Terpisah, salah seorang calon haji asal Solo, Sutini (61) mengaku kecewa setelah mendengar kabar pemerintah kembali membatalkan keberangkatan haji tahun ini karena Covid-19.

"Haji itu kan panggilan.

Mungkin Allah SWT memanggilnya tahun depan," kata dia.

Sutini mengaku sudah pernah melaksanakan haji tahun 2002.

 Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021, Bagaimana dengan Jamaah Asal Indonesia? Simak Penjelasannya

Karena berangkat seorang diri, Sutini berencana mengajak suaminya untuk bisa melaksanakan ibadah haji secara bersama di tahun 2020.

Sutini dan suami mendaftarkan haji pada tahun 2011.

"Kemarin kan masih sendiri. Yang kedua ini sama suami. Tapi suami meninggal tahun 2019. Sehingga digantikan sama anak saya yang keempat," ungkap dia.

Menag: 'Semoga Ujian Covid-19 Segera Usai'

Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan keputusan ini sangat berat untuk diambil oleh pemerintah.

Namun hal ini, menurut Yaqut, perlu diambil oleh pemerintah demi melindungi masyarakat dari penularan virus corona.

Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai," ucap Yaqut dalam konferensi pers di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (3/6/2021).

Yaqut menyampaikan simpati kepada seluruh jemaah haji yang terdampak pandemi Covid-19 tahun ini.

Demi memudahkan akses informasi masyarakat, selain Siskohat, Kemenag juga telah menyiapkan posko komunikasi di Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Kemenag juga tengah menyiapkan WA Center yang akan dirilis dalam waktu dekat.

“Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia,” ujar Yaqut.

 Arab Saudi Gelar Ibadah Haji 2021, Bagaimana dengan Jamaah Asal Indonesia? Simak Penjelasannya

Seperti diketahui, Indonesia hingga saat ini belum mendapatkan izin masuk dari Pemerintah Arab Saudi seperti dikutip dari  Tribunnews.com dengan judul Menteri Agama: Keputusan Ini Pahit.

Baru-baru ini, otoritas penerbangan Saudi baru saja memberikan izin masuk untuk 11 negara, yaitu Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Italia, Inggris, Irlandia, Jepang, Jerman, Perancis, Portugal, Swedia, dan Swiss.

(Kompas/ Kontributor Solo, Labib Zamani) (TribunMataram/ Irsan Yamananda)

#Haji

BACA JUGA : di TribunNewsmaker.com dengan judul Upload Foto Kabah, Arie Untung: Allah Buka Pintu Surga untuk Beberapa negara, Tapi Kita Ga Termasuk?

Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved