Breaking News:

Video Viral Petugas Vaksin Diduga Tak Tekan Plunger Jarum Suntik di Karawang, Hasil Lab Jadi Jawaban

Akibatnya, muncul dugaan jika cairan vaksin tidak masuk ke dalam tubuh penerima.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Tangkapan layar Instagram
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita sedang melakukan vaksinasi. Video yang salah satunya diunggah akun Instagram @halokrw itu menjadi sorotan karena saat jarum sudah menempel ke kulit, diduga tidak ditekan dan langsung dicabut. 

TRIBUNMATARAM.COM - Sebuah video viral di media sosial baru-baru ini menunjukkan petugas vaksin di Karawang terlihat tidak menekan plunger jarum suntik pada penerima vaksin.

Akibatnya, muncul dugaan jika cairan vaksin tidak masuk ke dalam tubuh penerima.

Untuk menyelidiki kasus ini, Polres Karawang turun tangan langsung.

Pihaknya ingin menjawab rasa penasaran masyarakat sekaligus mengonfirmasi jika tudingan tersebut tak benar adanya.

Polres Karawang masih menunggu hasil laboratorium dalam pengungkapan kasus vaksinasi tanpa menekan plunger jarum suntik yang baru-baru ini viral di media sosial.

Hal itu dilakukan untuk membuktikan vaksin tersebut berada dalam tubuh atau tidak.

Baca juga: WHO Kritik Program Vaksin Berbayar di Indonesia, Sebut Banyak Lembaga yang Mau Bantu: Tidak Tepat

Baca juga: Petugas Vaksin di Karawang Dituduh Tak Tekan Jarum Suntik: Sampel Darah Pengunggah Video Diperiksa

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengatakan, pihaknya telah mengirimkam sampel ketiga orang yang bersangkutan dalam video viral saat mengikuti vaksinasi di Puskesmas Wadas, Telukjambe Timur ke laboratorium.

"Kita menunggu hasil dari laboratorium terlebih dahulu," kata Oliestha saat dihubungi Tribun Jabar, Jumat (16/7/2021).

Ia menyebutkan, pengambilan sampel dilakukan dua kali. Pasalnya, pihaknya akan membandingkan saat vaksinasi, dua minggu, dan satu bulan setelah vaksinasi, karena, antibodi terhadap Covid-19 tak langsung terbentuk.

Selain itu 12 saksi yang telah diperiksa oleh polisi dalam pengungkapan kasus dugaan vaksinasi Covid-19.

Oliestha menyebutakan, polisi juga telah mengamankan 29 vial botol vaksin dan suntikan yang digunakan untuk vaksinasi pada Senin (12/7/2021) lalu di Puskesmas Wadas. Termasuk data warga yang divaksinasi hari itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved