Sakit Hati Korban Beristri, Wanita Culik Sopir di Sulsel, Keluarkan Rp 70 Juta untuk Sewa Eksekutor

Deretan fakta terkait penculikan sopir taksi online di Makassar, otak pelakunya adalah seorang wanita asal Jakarta.

Editor: Irsan Yamananda
Shutterstock
Ilustrasi - Deretan fakta terkait kasus penculikan sopir taksi online di Makassar. 

Saat beraksi, eksekutor bermodus menyewa mobil korban pada 6 Agustus 2021.

“Pada waktu itu, korban kemudian dibawa oleh enam orang eksekutor keperbatasan Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara.

Pada tanggal 14 Agustus 2021, korban diturunkan di tengah jalan dalam keadaan telanjang.

Korban tidak dibunuh, namun terdapat beberapa luka di tubuhnya karena dipukul saat perjalanan dari Makassar ke Gorontalo,” ucap Djamal.

Korban lantas kembali Makassar.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polrestabes Makassar.

Baca juga: Tak Terima Orang Tercinta Diludahi, Pria di Solo Culik Lalu Setrum Mantan Pacar Istrinya

“Semua pelaku sudah berhasil ditangkap, termasuk dalang kasus penculikan tersebut.

Dari kasus itu, polisi menyita sebilah badik yang digunakan pelaku mengancam korban dan dua buah ponsel.

Bahkan, mobil Xenia korban dirusak dan dibuang di kawasan Tanjung Bunga,” ungkapnya.

Bermotif asmara

Djamal menuturkan, penculikan ini dipicu oleh sakit hati. Pasalnya, NA mengetahui bahwa korban telah beristri.

“Istri korban mendatangi orangtua pelaku dan minta putuskan hubungan asmara dengan suaminya.

Pelaku tidak terima dan merencanakan aksinya untuk memberikan pelajaran terhadap si korban dan istrinya,” bebernya.

Hubungan asmara tersebut bermula ketika NA pergi ke Makassar untuk melebarkan bisnisnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved