Riset Snapcart: Ekspansi Pasar Digital, Shopee Menjuarai Pilihan Masyarakat lewat Affiliate Program
Program Afiliasi Shopee jadi pilihan masyarakat di era baru industri e-commerce, apa yang menjadi keunggulannya?
Penulis: Muh Fitrah Habibullah | Editor: Anniza Kemala
Konsumen ternyata memiliki preferensi tersendiri saat memilih program afiliasi yang ditawarkan oleh pelaku e-commerce yang biasanya didasari dari apa yang ditawarkan. Selain tiga indikator utama, di mana komisi yang mengambil peranan paling penting, berbagai faktor pendukung lainnya juga menjadi dasar pertimbangan dan daya tarik bagi para pengikut dari para afiliator tersebut, antara lain;
- Program Afiliasi dengan Produk Paling Lengkap dari Setiap Kategori
Setiap content creator pasti memiliki minat dan ciri khas tersendiri atas produk yang hendak dipromosikan, termasuk target audience yang berbeda. Maka dari itu, menawarkan keberagaman produk lengkap dari berbagai kategori juga menjadi peluang pemain e-commerce dapat menjangkau pasar lebih beragam lewat variasi konten.
Melalui data riset, indikator program afiliasi dengan pilihan produk paling lengkap di setiap kategori, Shopee Affiliate Program menjuarai aspek ini dengan persentase 66 persen.
- Program Affiliasi dengan Penawaran Paling Menarik
Pada era digitalisasi, semakin mendorong tingginya antusiasme masyarakat untuk memenuhi kebutuhan lewat belanja online, menjadi ladang kesempatan untuk para affiliate unjuk gigi. Ranah ini pun menjadi ruang bagi para pemain e-commerce untuk meningkatkan daya tarik. Mulai dari persaingan harga produk paling murah, hingga beragam program promo menarik seperti Gratis Ongkir, maupun Diskon dan Cashback untuk menambah daya tarik.
Berikut persebaran preferensi pengguna terhadap penawaran menarik dari masing-masing pemain;
- Program afiliasi yang menawarkan harga produk paling murah dimenangkan oleh Shopee Affiliate Program dengan persentase 66 persen, Tiktok Affiliate Program di (19 persen), Tokopedia Affiliate Program di (13 persen), dan Lazada Affiliate Program (2 persen)
- Program afiliasi dengan promosi gratis ongkir paling banyak dimenangkan oleh Shopee Affiliate Program dengan persentase 66 persen, Tiktok Affiliate Program di (19 persen), Tokopedia Affiliate Program di (13 persen), dan Lazada Affiliate Program (2 persen)
- Program afiliasi dengan diskon/cashback paling besar dimenangkan oleh Shopee Affiliate Program dengan persentase 66 persen, Tiktok Affiliate Program di (18 persen), Tokopedia Affiliate Program di (13 persen), dan Lazada Affiliate Program (2 persen)
Data ini semakin menunjukkan bahwa Shopee Affiliate Program unggul pada aspek-aspek yang diproyeksi sebagai faktor pertimbangan utama masyarakat memilih platform untuk belanja online dan program afiliasi.
Indikator harga produk paling murah, program gratis ongkir terbanyak, serta diskon/cashback yang besar menempati Shopee Affiliate Program di deretan teratas.
“Program afiliasi ini membuka kesempatan bagi setiap individu menjadi konten kreator atau afiliator. Membebaskan diri dalam berkreasi, dan merekomendasikan produk apapun yang mereka suka kepada para pengikut atau followersnya. Metode periklanan ini adalah skema yang tepat untuk membangun awareness dan kepercayaan secara langsung. Maka dari itu, para pemain e-commerce sebagai perantara dalam tren afiliasi ini pun, harus turut mengambil peran melalui kelengkapan produk hingga penawaran paling menarik,” tambah Astrid.
fashion dan beauty Jadi kategori produk paling populer
Makin bermunculannya konten fashion dan beauty seperti inspirasi OOTD (Outfit of The day), tutorial makeup/skincare, tips mix and match berpakaian, review hingga rekomendasi dan spill-spill produk fashion maupun beauty, membuat kedua kategori ini menjadi salah satu kategori populer yang digandrungi oleh para afiliasi belakangan ini.
Sejalan dengan data, kategori produk yang paling dipromosikan oleh para afiliator adalah Fashion & Aksesoris Fashion (46 persen), dilanjutkan dengan Kecantikan & Perawatan Diri (38 persen), Gaya Hidup (34 persen), produk sehari-hari atau FMCG (32 persen), perlengkapan rumah (30 persen), dan elektronik di (25 persen), serta ibu dan anak/kebutuhan bayi (17 persen).
Bukan tanpa alasan, fashion dan beauty terus bertumbuh sejalan dengan tuntutan perubahan zaman dan gaya hidup dan banyak masyarakat yang selalu ingin tampil menarik dan percaya diri. Dengan demikian, pesatnya permintaan akan produk fashion dan beauty yang terus melonjak menjadi peluang para affiliate dalam mendapatkan pemasukan tambahan lewat kreasi konten produk yang mereka hadirkan.
Bahkan, dari sisi fashion tercatat sebanyak 53 persen dari pesanan yang datang berasal dari link Shopee Affiliate Program, sehingga dapat dikatakan sebagai program afiliasi dengan pangsa pasar jumlah nilai transaksi tertinggi untuk produk fashion (Share of Orders)jauh mengalahkan para pesaing terdekatnya seperti Tiktok Affiliate Program (24 persen), dan Tokopedia Affiliate Program (7 persen).
Bahkan hal ini juga didukung dengan hasil survei, 72 persen responden memilih Shopee Affiliate Program, sebagai program afiliasi yang paling sering digunakan untuk mempromosikan kategori produk Fashion, mengungguli pemain lainnya dengan persentase jauh dibawah Tiktok Affiliate Program (19 persen), dan Tokopedia Affiliate Program (8 persen), serta Lazada Affiliate Program (2 persen).
Hematnya Dapet, Serunya Juga Dapet: Belanja Setiap Hari Double Untung bersama ShopeeVIP |
![]() |
---|
Era Baru Belanja Dimulai, Vidio Shopping Resmi Diluncurkan oleh Shopee dan Vidio |
![]() |
---|
Berani Bermimpi Besar, Kisah Inspiratif Pemilik BLIZER Sukses Berkarya Sebelum 30 Bersama Shopee |
![]() |
---|
Riset Ipsos 2025: Mengukur Faktor Kunci UMKM & Brand Lokal dalam Memilih Platform E-Commerce |
![]() |
---|
MV Terbaru JKT48 x Shopee “Lebih Hemat Lebih Cepat” Bikin Netizen Auto Checkout |
![]() |
---|