Adik Kim Jong Un Lontarkan Ancaman Pembalasan, Korea Selatan Langsung Gelar Rapat Darurat

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong mengancam akan melayangkan serangan ke Korea Selatan setelah adanya aktivitas pembelot di perbatasan Korea Selatan.

Jorge Silva/AP via The Guardian
Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un. 

TRIBUNMATARAM.COM - Adik Kim Jong Un melayangkan ancaman, Korea Selatan langsung gelar rapat darurat.

Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong mengancam akan melayangkan serangan ke Korea Selatan setelah adanya aktivitas pembelot di perbatasan Korea Selatan.

Pihak Korea Selatan pun segera menggelar rapat darurat, setelah adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengancam.

Tak Lagi Terlihat 13 Hari Setelah Muncul dan Tersenyum, Spekulasi tentang Kim Jong Un Muncul Lagi

Kandidat Terkuat Jika Kim Jong Un Benar Meninggal, Adik Perempuannya Kim Yo Jong Dinilai Lebih Kejam

Kim adik, yang berperan sebagai penasihat sang kakak, pada Sabtu (13/6/2020) menyebut negara tetangga mereka sebagai "musuh".

Kim Yo Jong melontarkan ancaman buntut aktivitas pembelot Korea Utara, yang menyebarkan selebaran anti-Pyongyang di perbatasan Korea Selatan.

Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un.
Kim Yo Jong, adik perempuan Kim Jong Un. (Jorge Silva/AP via The Guardian)

Bahkan, adik Kim Jong Un itu menyatakan bakal memercayakan militer untuk memberikan pembalasan terhadap Negeri "Ginseng".

"Saya memberi instruksi kepada departemen bersenjata wewenang menangani masalah dengan musuh untuk menentukan sikap," jelas Kim yunior.

Dilansir New York Post Minggu (14/6/2020), merespons ancaman Pyongyang, Direktur Keamanan Nasional Chung Eiu-yong menggelar rapat darurat.

Berdasarkan keterangan kantor kepresidenan, Chung melakukan konferensi video bersama kementerian yang mengurusi keamanan dan para jenderal militer.

Kementerian Unifiksi, yang secara khusus mengurus relasi dengan Korea Utara, kemudian menyatakan mereka "menganggap ancaman tersebut serius".

"Utara dan Selatan harus menghormati perjanjian antar-Korea yang sudah disepakati," jelas kementerian unifikasi dalam rilis resmi.

Sementara kementerian pertahanan menuturkan, mereka akan memantau pergerakan militer negara tetangga sembari mempersiapkan respons.

Selama dua pekan terakhir, Kim Yo Jong terus melontarkan ancaman kepada Seoul, di mana dia sebelumnya menyatakan akan memutuskan hubungan.

Selain itu, dia juga melontarkan serangan bakal merusak kantor perwakilan gabungan dua Korea yang berada di kawasan Kaesong.

Tak hanya itu, jajaran pejabat Korut yang lain juga menyerang Amerika Serikat (AS), dan terjadi di peringatan dua tahun pertemuan perdana Kim Jong Un dan Presiden Donald Trump.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved