Idul Adha 2020

Berkurban Setelah Menabung 15 Tahun, Nenek 77 Tahun: Dunia Gak Ada Apa-apanya, Akhirat yang Penting

Editor: Asytari Fauziah
Nenek Sumiyati saat membayar sapi dan kambing yang dibeli di salah satu peternak sapi di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kaltim, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu, dari gaji sebagai penyapu jalan Rp 2,5 juta sebulan dan hasil jualan toko itu, Sumiyati mendapatkan uang Rp 19 juta. Sementara tabungannya sendiri sebesar Rp 3,7 juta.

Totalnya, Sumiyati membeli sapi seharga Rp 18 juta dam kambing seharga Rp 4,7 juta.

Sapi dan kambing tersebut kemudian disumbangkan ke Langgar An-Nur, Jalan Diponegoro, Tenggarong, Kutai Kartanegara, untuk dikurbankan pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Sumiyati hidup seorang diri setelah bercerai dengan suaminya beberapa tahun lalu. Ia dikarunia empat anak, dan semuanya saat ini sudah hidup mandiri.

Kisah Senada, Nenek Pemulung nabung 5 tahun

Cerita haru Sahnun (60) , seorang nenek pemulung yang tinggal di tengah Kota Mataram, NTB mengumpulkan barang bekas selama 5 tahun terakhir demi bisa beli hewan kurban.

Sahnun merasa sangat bahagia akhirnya bisa berkurban di Idul Adha tahun ini dengan uang hasil tabungannya sendiri.

Selama kurang lebih 5 tahun ini, Sahnun berusaha keras mengumpulkan barang bekas untuk membeli hewan kurban untuk Idul Adhan tahun 2019 ini.

Usahanya mengumpulkan barang bekas selama beberapa tahun, Sahnun (60) akhirnya bisa membeli sapi kurban.

Dia tinggal sebatang kara di Mataram dan kini menumpang tidur di sebuah kios di samping barat Mal Mataram, NTB.

Nenek Sahnun, Menabung 5 Tahun dari Hasil Memulung Demi Beli Sapi Kurban (Sosok.id)
Halaman
1234

Berita Populer