Breaking News:

Start Up Kaus Kaki Ini Berhasil Raup Untung Hingga 1,4 Triliun Rupiah, Miliki Visi Bantu Orang Lain

Sebuah start up kaus kaki ini bisa dapatkan keuntungan 1,4 triliun rupiah di tahun 2018, ini awal mula kisahnya dan lakukan tindakan baik begini.

Instagram/bombas
Ilustrasi kaus kaki 

Mereka pun resmi meluncurkan bisnis Oktober itu.

Pada 2014, Heath dan Goldberg mengumpulkan modal usaha sebanyak 1 juta dollar AS dari teman dan keluarga.

Dalam dua bulan Bombas melakukan penjualan sebanyak 1,2 juta dollar AS dan persediannya pun ludes terjual.

PLN Siapkan Dana 865 Miliar untuk Ganti Rugi karena Listrik Padam, Kapan Kompensasi Diterima?

Harga kaus kaki Bombas terbilang tidak murah. 12 bungkus kaus kaki wanita bisa berharga 145 dollar AS alias Rp 2 jutaan.

Kemudian sepasang kaus kaki anak sapi vintage stripe dibanderol 12 dollar AS.

Sedangkan sepasang kaus kaki wanita mencapai 10,50 dollar AS. Tetapi orang-orang tetap membelinya.

Di tahun 2015, Bombas menghasilkan 4,6 juta dollar AS, kemudian 7,5 juta dollar AS pada 2016 dan 46,6 juta dollar AS pada 2017.

Para pendiri Bombas, startup kaus kaki
Para pendiri Bombas, startup kaus kaki (Kompas.com/CNBC)

Pada tahun 2018, pendapatannya mencapai 102 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun.

Adapun, Tim Bombas menjadi sukarelawan setiap minggu, mereka berhubungan langsung dengan organisasi yang akan diberi sumbangan dengan membagikan kaus kaki dan menyajikan makanan.

Tidak hanya kaus kaki, perusahaan tersebut kemudian juga meluncurkan kategori produk baru pertamanya: T-shirt.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved