Bocah SMP Hamil 6 Bulan, Tersangka Pemerkosaan Adalah Kakeknya Sendiri!

Polisi kembali menerima laporan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh keluarga sendiri di Kabupaten Probolinggo.

suarapapua
Guru Olahraga Cabuli 3 Siswinya di Batam 

TRIBUNMATARAM.COM Lagi dan lagi kasus pemerkosaan oleh anggota keluarga kembali terungkap.

Kali ini seorang cucu yang masih SMP hamil 6 bulan karena diperkosa kakeknya sendiri.

Pemerkosaan anak di bawah umur sepertinya memang wajib untuk diwaspadai.

Polisi kembali menerima laporan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh keluarga sendiri di Kabupaten Probolinggo.

Unit PPA Polres Probolinggo kembali menerima kasus pemerkosaan anak di bawah umur.

Kali ini korbannya adalah SI (13), warga Kecamatan Pakuniran.

Ia diperkosa oleh kakeknya sendiri, yaitu MIS (53) hingga hamil 6 bulan.

4 Fakta Pemerkosaan 9 Wanita di Jombang, Pelaku Sakit Hati pada Adik Sendiri, Korban Baru 16 Tahun

Kanit PPA Polres Probolinggo Bripka Isyana Reni Antasari mengatakan, pihaknya memang kembali menerima laporan kasus perkosaan anak di bawah umur.

Terlapor dalam kasus itu adalah kakek dari korban sendiri.

“Korban melapor kemarin didampingi oleh pamannya sendiri.

Dari keterangan korban, terlapor menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Kini korban tengah hamil 6 bulan hasil perbuatan si kakek.

Sedangkan korban saat ini masih duduk di bangku SMP.

Kami sudah menerima laporan itu dan akan kami tindaklanjuti,” kata Reni Senin (11/11/2019).

Menurutnya, tersangka masih belum ditangkap.

Sebab, polisi masih perlu melengkapi bukti dan keterangan atas kasus tersebut.

Di antaranya ialah keterangan saksi dan hasil visum medis.

Jika bukti tersebut nantinya sudah dinyatakan cukup, pihaknya akan segera mengamankan pelaku.

"Kami mempelajari kasus ini dan mengumpulkan bukti-bukti.

Jika nantinya sudah cukup kuat, kami akan segera mengamankan pelaku dalam kasus itu,” tutur Reni.

Tahu Suami Perkosa Anak Kandung selama 10 Tahun, Ibu Ini Malah Beri Putrinya Alat Kontrasepsi

Saat ditanya soal maraknya laporan kasus pemerkosaan itu, Reni juga geleng-geleng kepala karena banyak laporan kasus pemerkosaan.

Rentang waktu antar laporan satu dengan yang lain sangat dekat. Hanya berjarak seminggu.

"Kami berharap maraknya laporan itu bisa menjadi pemicu korban pemerkosaan lain agar berani melapor.

Itu agar tindak kekerasan seksual segera terungkap.

Banyak korban yang takut melapor karena diancam tersangka.

Apalagi tersangka masih orang terdekat daripada korban,” terangnya. (Kompas.com/Kontributor Probolinggo, Ahmad Faisol/Khairina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kakek Perkosa Cucunya yang Masih SMP hingga Hamil Enam Bulan"

Ilustrasi
Ilustrasi (TribunBali)

Berdalih Menangkal Santet, Ayah di Tangerang Perkosa Anak Kandung selama 1 Tahun

TRIBUNMATARAM.COM - Viral ayah kandung di Tangerang tega memperkosa anaknya sendiri berdalih cegah santet.

Setahun lamanya NK (16) disetubuhi ayah kandungnya sendiri, JN (39) dengan alasan untuk menghindari santet atau teluh.

Selama itu pula, NK hanya menuruti kemauan ayahnya, bahkan menurut ketika diminta meminum air yang telah dicampur air maninya.

Seorang pria berinisial JN (39) tega melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya, NK (16).

Saat melakukan perbuatannya, JN yang merupakan merupakan warga kampung Onyam, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang, berpura-pura bisa menangkal ilmu sihir yang sedang menimpa korban.

"Modus operandi daripada pelaku dengan cara menyampaikan kalau pelaku bisa menangkal teluh atau santet yang ada ditubuh korban, dengan cara melakukan persetubuhan," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan saat di Polres, Senin (28/10/2019).

 Ayah Perkosa Putri Kandungnya Sampai Miliki 6 Anak dalam 20 Tahun Terakhir, Sejak Usia 14 Tahun

Usai melakukan permerkosaan, pelaku meminta korban untuk menyimpan dan meminum air yang telah dicampur sperma.

Saat itu pelaku mengaku cara tersebut dapat mencegah santet atau teluh yang telah dihilangkan untuk kembali ke tubuh korban.

"Inilah yang selalu menjadi alasan dari pelaku untuk melakukan perbuatan persetubuhan kepada putrinya untuk menangkal daripada santet," tutur Ferdy.

Menurut Ferdy, tak ada ancaman yang dilakukan pelaku terhadap korban selama melakukan aksinya. Namun, saat itu pelaku terus menakut-nakuti hingga membuat korban terpaksa mengikuti petunjuk pelaku dengan cara persetubuhan.

"Ada ketakutan. Keterangan sementara ketakutan dari korban karena ditakut-takuti ada santet sehingga mau mengikuti petunjuk dari bapaknya. Apalagi bapaknya sendiri yang menyampaikan," tuturnya.

 Dikira Hilang Saat Usia 18 Tahun, Gadis Ini Perkosa Ayahnya Selama 24 Tahun & Dikurung Dibawah Tanah

Sebelumnya, JN melakukan pemerkosaan terhadap putrinya NK secara berulang selama satu tahun.

Perbuatan tersebut dilakukan setelah JN dan istri bercerai. JN yang diduga tak bisa memuaskan kebutuhan biologisnya nekat melampiaskan ke anak kandung.

"Sudah berulang-ulang (memperkosa). Motifnya pelampiasan kebutuhan biologis karena dia (JN) sudah bercerai dari istrinya. Dua tahun bercerai, tapi melakukan satu tahun belakangan," kata Ferdy.

Ferdy menjelaskan, aksi bejat JN terbongkar saat korban bertemu dengan ibu kandung yang telah berpisah runah.

Saat itu sang ibu yang melihat ada prilaku aneh yang terjadi pada putrinya yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).

Setelah diselidiki, korban baru mengaku kalau telah diperkosa ayahnya.

 Gadis 17 Tahun Hamil 2 Bulan karena Diperkosa Ayah Kandung dan Pamannya, Ancam Begini

"Diajak bercerita oleh ibunya sehingga korban mengungkapkan semuanya bahwa selama satu tahun korban diperkosa oleh ayah kandungnya," katanya.

Dari hasil peneriksaan, JN mengaku melakukan pemerkosaan terhadap korban dikamar tempat tinggalnya.

"Melakukan di rumahnya. Karena pelaku dan korban ini tinggal satu rumah,"tutur Ferdy.

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Persetubuhan terhadap Anak di Bawah Umur dengan ancaman 15 tahun penjara. (Kompas.com/ Muhammad Isa Bustomi)

Sumber :  https://megapolitan.kompas.com/read/2019/10/28/20505681/cegah-santet-jadi-alasan-ayah-perkosa-anak-kandung-di-tangerang?page=all#page2.

Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved