Tak Ingin Buang Makanan, Mahasiswa Meregang Nyawa Setelah Makan Spageti Sisa, Ini Penjelasannya

Seorang mahasiswa tewas setelah makan makanan sisa yang diambilnya dari kulkas. Diketahui korban berinisial AJ (20) itu tewas setelah makan spageti.

Editor: Asytari Fauziah
Tribunnews.com
Ilustrasi jenazah 

AJ diyakini muntah selama beberapa jam dan mencoba tidur di tengah malam. Hingga akhirnya tewas.

Kronologi 8 Siswa Tersambar Petir di Gunung Ringgit Pasuruan, 3 Tewas, 5 Luka Berat

Dari jurnal tersebut, diketahui AJ meninggal mendadak karena keracunan makanan yang disebabkan oleh bacillus cereus.

Bacillus cereus adalah bakteri pembentuk spora yang menghasilkan racun dan dapat menyebabkan muntah dan diare.

AJ mengobati penyakitnya seperti keracunan makanan biasa, minum banyak air.

Namun, ketika makanan itu diuji oleh National Refereance Laboratory untuk Food-borne Outbreaks, mereka menemukan bahwa makanan itu sangat beracun sehingga menyebabkan hatinya gagal berfungsi.

Dr Bernard, seorang praktisi berlisensi, menjelaskan bahwa ada banyak orang yang makan sisa spageti atau bentuk mie lainnya, yang tersisa selama satu atau dua hari dan terlihat baik-baik saja.

Tapi ia memperingatkan kita untuk tetap hati-hati dengan makanan yang ditinggalkan selama lebih dari beberapa jam.

Jika makanan berbau, lebih baik membuangnya.

Makanan yang Berbahaya Jika Dipanaskan

Selain menghindari makanan basi, ada beberapa bahan makanan yang justru jadi beracun jika dipanaskan.

Apa saja?

1. Nasi

mahasiswa tewas setelah makan makanan basi
mahasiswa tewas setelah makan makanan basi (Tribun Solo)

Nasi adalah makanan pokok masyarakat kita.

Dalam nasi terkandung bakteri yang sangat resisten yang disebut dengan Bacillus cereus yang bisa menghasilkan spora beracun.

Spora ini akan berlipat ganda ketika nasi dipanaskan kembali.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved