Percakapan Terakhir Sari, Korban Tewas Bus Sriwijaya Paling Sulit Diidentifikasi 'Mau ke Rumah Emak'

Sari Sartika (41), korban tewas bus Sriwijaya masuk jurang di Pagaralam, Sumatera Selatan akhirnya berhasil diidentifikasi.

Penulis: Salma Fenty | Editor: Asytari Fauziah
TribunMataram Kolase/ SRIPOKU
Percakapan Terakhir Sari, Korban Tewas Bus Sriwijaya Masuk Jurang yang Paling Sulit Diidentifikasi, 'Mau ke Rumah Emak' 

TRIBUNMATARAM.COM - Sari Sartika (41), korban tewas bus Sriwijaya masuk jurang di Pagaralam, Sumatera Selatan akhirnya berhasil diidentifikasi.

Jenazah Sari Sartika menjadi yang terakhir diidentifikasi karena sidik jarinya tidak terbaca.

Sebelum ikut tewas dalam kecelakaan bus maut tersebut, Sari Sartika rupanya sempat mengungkapkan keinginannya pada sang kakak, Ida Rima melalui telepon.

Dalam telepon yang ternyata menjadi percakapan terakhir Sari dengan Ida tersebut, korban mengatakan jika dirinya ingin bertemu emak mereka yang sakit-sakitan.

Proses evakuasi penumpang bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang saat melintas di di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah , kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa (24/12/2019). Akibat kecelakaan tersebut 28 penumpang ditemukan tewas dan 13 lainnya mengalami luka-luka.
Proses evakuasi penumpang bus Sriwijaya yang jatuh ke jurang saat melintas di di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Tengah , kota Pagaralam, Sumatera Selatan, Selasa (24/12/2019). Akibat kecelakaan tersebut 28 penumpang ditemukan tewas dan 13 lainnya mengalami luka-luka. (TribunMataram Kolase/ (HANDOUT/SAR PALEMBANG))

Ida Rima menceritakan, adik bungsunya itu sebelumnya ingin ke tempat sang suami di Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Akad Dilaksanakan di Depan Jenazah Ayah Meninggal Laka Bus, Pengantin Wanita Tak Kuasa Menahan Haru

"Adik saya wiraswasta di Bengkulu sedangkan suaminya kerja di Manna," ucap Ida Rima.

Ida menceritakan, Sari Sartika sempat berkomunikasi kepadanya sebelum pergi ke Manna.

Kendati demikian, saat berada di perjalanan tepatnya di Kabupaten Kepahiang, Sari Sartika memberi kabar jika ingin bertolak ke Palembang untuk menjenguk sang ibunda.

Palembang Kaget Sari Jadi Korban Meninggal Bus Sriwijaya" />

"Dia (red: Sari Sartika) bilang mau ke Palembang saja, mau ke rumah emak. Emak sudah tau dan sering sakit-sakitan, mungkin Sari rindu juga," jelas Ida Rima.

Sari Sartika lantas menupang Bus Sriwijaya jurusan Bengkulu - Palembang dengan plat nomor BD 7031 AY pada Senin siang (23/12).

Saat ,malamnya, Bus Sriwijaya yang ditumpangi Sari Sartika itu menabrak embatas jalan dan meluncur masuk ke jurang kedalaman 150 meter di Liku Lematang, Desa Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam sekitar pukul 23.00.

Keluarga mengaku mendengar kabar Bus Sriwijaya mengalami kecelakaan di Pagaralam, namun belum tahu jika salah satu penumpang bus tersebut anggota keluarga mereka, yakni Sari.

5 Fakta Tragedi Maut Bus Masuk Jurang di Pagaralam, Banyak Penumpang Gelap, Sempat 3 Kali Terperosok

"Kami tahu adik kami jadi korban kecelakaan waktu diberitahu tetangga yang kerja di PT Jasa Raharja. Waktu ditunjukkan foto orang itu, ternyata benar itu Sari," terang Ida.

Halaman
123
Sumber: Tribun Mataram
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved