Perubahan Fisik Sukiyah setelah Dievakuasi, Kini Juga Mulai Bisa Diajak Berkomunikasi

Hidup Sukiyah, perempuan berambut 2 meter yang menghabiskan waktunya di ruangan gelap beralaskan tanah selama 27 tahun telah berubah.

TribunMataram Kolase/ (KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)
Sukiyah, 27 tahun berdiam di rumah hingga rambutnya menjadi sarang tikus. 

"Saya juga tertangkap dan dipenjara lagi," ungkapnya.

 Ardian Sosok Penolong Sukiyah Wanita yang Rambut 2 Meter dan Jadi Sarang Tikus, 2 Kali Dipenjara

Dalam masa tahanan yang kedua ini, Ardian mulai mencari jalan tobat.

"Saya teringat anak-anak yang masih kecil. Tidak mungkin jika saya terus seperti ini, keluar masuk penjara. Anak saya pasti malu. Saya ingin anak saya bangga, saya ingin menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat," paparnya.

Namun dia gamang. Ardian menilai jika ingin membantu orang lain harus kaya dan memiliki uang berlebih.

Padahal yang dia miliki hanya tenaga.

Saat itulah Ardian mulai berpikir untuk menjadi relawan.

Tahun 2017, dia mulai bergabung ke Masyarakat Relawan Indonesia-Aksi Cepat Tanggap (MRI-ACT).

Selama menjadi relawan, Ardian telah berkeliling ke beberapa daerah bencana seperti Palu, Riau, Jambi, Dumai, dan Padang.

Namun, Ardian mengakui pengalaman bertemu Sukiyah, warga Dusun Karangombo, Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang adalah yang paling menggetarkan hatinya.

Ardian ingat betul saat pertama kali bertemu Sukiyah.

Kaki wanita 50 tahun ini lemas dan tak bisa beranjak dari tempat dia tidur. Sukiyah buang air di sekitar tempat dia tidur.

Bahkan, rambut Sukiyah sepanjang 2 meter menjadi sarang tikus.

Sukiyah sebelumnya tak mau berkomunikasi dengan orang luar, bahkan tetangganya.

Secara perlahan Ardian mendekati dan berkomunikasi dengan Sukiyah.

Hingga akhirnya wanita itu mau untuk dirawat.

Ardian kemudian memotong rambut panjang Sukiyah.

"Bagaimana bisa kita membiarkan seorang manusia dalam keadaan seperti itu. Kita semua harus memanusiakan manusia apapun keadaannya," ucap Ardian. (Kontributor Ungaran, Dian Ade Permana)

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2020/01/26/07000091/kisah-ardian-mantan-pencuri-beras-yang-kini-jadi-relawan-penolong-sukiyah?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved