Breaking News:

Virus Corona

WHO Berikan Peringatan Soal Pandemi Covid-19: Masih Meningkat di Negara-Negara Amerika Latin

Otoritas kesehatan regional Amerika Latin dari WHO memperingatkan bahwa Covid-19 terus meningkat di sejumlah negara-negara ini.

TribunMataram Kolase/ (SALVATORE DI NOLFI)
Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global EPA-EFE/SALVATORE DI NOLFI 

"Wilayah kami telah menjadi pusat pandemi COVID-19," kata Etienne.

Para direktur PAHO memperingatkan, Brasil saat ini mengalami kondisi yang sulit.

Pandemi corona sepertinya masih lama akan bertahan di negara ini.

Benua Amerika telah mencatat lebih dari 2,4 juta kasus virus corona baru dan lebih dari 143.000 kematian akibat Covid-19.

Sementara itu lonjakan infeksi harian Amerika Latin telah melewati Eropa dan Amerika Serikat.

"Baik Peru dan Chili juga melaporkan insiden tinggi, tanda bahwa transmisi masih meningkat di negara-negara ini," kata Etienne.

Peru telah melaporkan lebih dari 123.900 kasus dan 3.629 kematian, sementara Chili telah mengkonfirmasi lebih dari 76.900 infeksi.

Selain itu, Senin lalu Chili melaporkan rekor 5.000 kasus baru sedangkan jumlah kematiannya mencapai 806.

Inilah sosok Wali Kota Tantara di Peru, Jamie Rolando Urbina Torres, yang pura-pura mati saat hendak ditangkap karena melanggar aturan untuk mencegah virus corona dengan minum-minum bersama temannya.
Inilah sosok Wali Kota Tantara di Peru, Jamie Rolando Urbina Torres, yang pura-pura mati saat hendak ditangkap karena melanggar aturan untuk mencegah virus corona dengan minum-minum bersama temannya. ((Policia Nacional del Peru via Daily Mail))

Baca: Jadi Anggota Secret Number, Dita Karang Sempat Gagal Audisi di AS, Ini Kisah Perjalanan Karirnya

Baca: Jumlah Kasus Corona Makin Meningkat, Warga Brasil Dilarang Masuk AS

Pernyataan Etienne ini muncul disaat beberapa negara dengan penurunan infeksi melonggarkan kunciannya.

Sementara ide mengunci wilayah atau lockdown mendapat penolakan keras dari negara-negara di Amerika Latin.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved