Virus Corona

Sosok Berbaju Sinterklas Datangi Panti Jompo Ternyata Positif Corona, Sebabkan 26 Lansia Meninggal

Kedatangan sesosok Sinterklas di panti jompo ini justru jadi awal mula petaka.

Fenix
Ilustrasi Sinterklas 

Kekhawatiran yang lebih besar adalah ketika virus bermutasi dengan mengubah protein di permukaannya untuk membantunya melepaskan diri dari obat-obatan atau sistem kekebalan.

"Kami sekarang telah melihat kemunculan dan penyebaran beberapa varian baru (Covid-19), dan beberapa menunjukkan resistensi terhadap perawatan antibodi," kata Trevor Bedford, ahli biologi dan ahli genetika di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, di Twitter.

3. Strain lain apa yang muncul?

Pada bulan April, para peneliti di Swedia menemukan virus dengan dua perubahan genetik yang membuatnya kira-kira dua kali lebih menular, kata Gupta.

Menurut Gupta, sekitar 6.000 kasus di seluruh dunia telah dilaporkan, kebanyakan di Denmark dan Inggris.

Beberapa orang dilaporkan tertular Covid-19 varian baru dari peternakan cerpelai di Denmark.

Strain baru Afrika Selatan memiliki dua perubahan yang terlihat sebelumnya, ditambah beberapa lainnya.

Varian baru yang di Inggris memiliki dua perubahan dan lebih, termasuk delapan protein lonjakan, kata Gupta.

Ini disebut "varian dalam penyelidikan" karena signifikansinya belum diketahui.

"Virus itu diidentifikasi di tenggara Inggris pada September dan telah beredar di daerah itu sejak itu," kata seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) kepada BBC, Minggu (20/12/2020).

4. Apa orang yang terinfeksi Covid-19 dari strain lama bisa terinfeksi strain baru dan apa berpengaruh pada keefektifan vaksin?

Mungkin tidak, mantan Komisaris Makanan dan Obat-obatan A.S. Scott Gottlieb mengatakan pada hari Minggu di acara "Face the Nation" CBS.

“Tidak mungkin,” Gupta setuju.

Calon umum ahli bedah presiden terpilih Joe Biden, Vivek Murthy, mengatakan Minggu (20/12/2020) di acara "Meet the Press" NBC bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa vaksin yang telah dikembangkan tidak akan efektif melawan virus ini juga.

Vaksin menghasilkan respons luas oleh sistem kekebalan lebih dari sekadar respons terhadap lonjakan protein, beberapa ahli mencatat.

"Kemungkinan bahwa strain baru akan resisten terhadap vaksin yang ada (itu) rendah, tetapi bukan tidak ada," kata Dr. Moncef Slaoui, kepala penasihat sains untuk upaya distribusi vaksin pemerintah AS, Minggu di "State of the Union" CNN.

"Hingga saat ini, saya rasa belum ada satu varian pun yang akan tahan dengan vaksin. Varian khusus di Inggris ini, menurut saya, sangat tidak mungkin lolos dari kekebalan vaksin," katanya.

Bedford setuju.

"Saya tidak khawatir, karena banyak perubahan dalam kode genetik mungkin diperlukan untuk merusak vaksin, bukan hanya satu atau dua mutasi," tulis Bedford di Twitter.

Kendati demikian, Vedfor mengatakan bahwa mungkin vaksin perlu disesuaikan dari waktu ke waktu karena perubahan menumpuk, dan perubahan harus dipantau terus menerus.

Penting untuk diingat, keberadaan mutasi baru virus corona tidak mengubah protokol kesehatan masyarakat untuk memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.

(Kompas.com/ Aditya Jaya Iswara/Gloria Setyvani Putri)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sinterklas Positif Covid-19 Datang, 26 Lansia di Panti Jompo Meninggal"

dan judul "4 Pertanyaan Varian Baru Covid-19 Inggris, dari Karakter hingga Vaksin"

BACA JUGA Tribunnewsmaker.com dengan judul Petaka Sinterklas Datangi Panti Jompo Ternyata Positif Corona, 26 Lansia Meninggal Tertular

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved