Arab Saudi Umumkan Syarat Baru untuk Jemaah Umrah Termasuk Indonesia, Simak Daftarnya Berkut Ini!

Arab Saudi telah memberikan syarat baru untuk jemaah umrah termasuk Indonesia, apa saja?

Editor: Irsan Yamananda
AFP/ Abdel Gani Bashir
Suasana Masjidil Haram Mekkah dan sekitarnya selama masa pandemi Corona. Banyak pembatasan, termasuk ibadah umrah yang masih selektif. 

TRIBUNMATARAM.COM - Arab Saudi telah memberikan syarat baru untuk jemaah umrah.

Tentunya, syarat ini juga akan berpengaruh untuk jemaah Indonesia.

Berikut deretan syarat yang dimaksud.

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan adanya syarat baru berkenaan kebijakan umrah.

Ada pembatasan kategori usia bagi jemaah umrah, khususnya bagi warga negara Indonesia (WNI).

Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria Anshary menyampaikan, syarat umur bagi jemaah umrah WNI saat ini yakni 18-60 tahun.

Baca juga: Pulang dari Mamuju, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Positif Covid-19, Berikut Kronologinya

Baca juga: Dicap Matre, Ibu Indah Permatasari Dibela Eks Pacar Putrinya, Terbukti Beda Sikap pada Arie Kriting

Baca juga: Mulai Urus Surat Pernikahan, Lokasi Akad Ayu Ting Ting & Adit Jayusman Dibongkar Ketua RT

Baca juga: Mendikbud Tegaskan Siswa TAK PERLU Daftar Bimbel untuk Hadapi Asesmen Nasional

"Informasi terbaru dari beberapa Muassasah Saudi Arabia menyatakan syarat umur bagi jemaah umrah khusus warga Indonesia menjadi 18-60 tahun," ujar Zaky saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/1/2021).

Zaky memaparkan, sebelumnya syarat umur untuk jemaah umrah bagi WNI adalah 18-50 tahun.

Adapun perubahan syarat usia jemaah umrah ini disambut baik oleh masyarakat Muslim Indonesia. Sebab, pendaftar umrah Indonesia sangat banyak yang berumur lebih 50 tahun.

"Pendaftar umrah yang berumur 50 tahun sangat banyak," katanya lagi.

Update kegiatan umrah dari Amphuri Selain itu, Zaky menyampaikan update agenda yang dilakukan Amphuri bersama jemaah umrah lainnya.

Pada 5 Januari 2021, Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 6 Tahun 2021 tanggal 5 Januari 2021 tentang Kriteria Hotel dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia ( WNI) Pelaku Perjalanan Luar Negeri yang mewajibkan WNI Pelaku Perjalanan Luar Negeri untuk karantina selama 5 hari dan tes RT-PCR 2 kali (pada saat kedatangan dan keluar dari karantina hotel).

Kemudian, sebanyak tiga grup umrah berangkat umrah pada tanggal 9 sampai 11 Januari 2021.

Jemaah umrah asal Indonesia melakukan swab test di hotel di Mekkah. Sebelumnya, program ini sudah dijadwalkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa jemaah umrah harus swab test dua hari setelah kedatangannya di Arab Saudi.(Dokumentasi Amphuri)
Jemaah umrah asal Indonesia melakukan swab test di hotel di Mekkah. Sebelumnya, program ini sudah dijadwalkan pemerintah Kerajaan Arab Saudi bahwa jemaah umrah harus swab test dua hari setelah kedatangannya di Arab Saudi.(Dokumentasi Amphuri) ()

Baca juga: Ada 2 Kemungkinan Alasan Gading Marten Tak Pernah Marah di Mata Roy Marten, Selalu Pegang Pesan Ini

Pada 14 Januari 2021, Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 2 Tahun 2021 tanggal 14 Januari 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved