Bocah 7 Tahun Asal Surabaya yang Hilang 5 Hari Akhirnya Ditemukan, Ternyata Dibawa Kenalan Orangtua

Bocah berusia 7 tahun ini sebelumnya sempat dikabarkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya sejak Selasa (23/3/2020) lalu.

Tribunnews
Ilustrasi penculikan anak 

TRIBUNMATARAM.COM - Bocah 7 tahun asal Surabaya yang sempat diumumkan hilang akhirnya ditemukan di Pasuruan, Jawa Timur.

Nesa Alana Karaisa atau Ara ternyata dibawa kenalan oranguanya tanpa izin.

Kedua pelaku akhirnya teteap dijerat hukum mesti hilangnya Ara merupakan masalah internal.

akhirnya dapat kembali ke pangkuan kedua orangtuanya, Sabtu (27/3/2021).

Bocah berusia 7 tahun ini sebelumnya sempat dikabarkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya sejak Selasa (23/3/2020) lalu.

Sejak keberadaan Ara tidak ditemukan, berbagai pihak pun turut serta bahu membahu ikut mencarinya.

Bahkan, pencarian tak hanya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya beserta kepolisian.

Baca juga: Ayah Tak Menaruh Curiga, Kakak Beradik di Riau Diculik Tetangga Sendiri, Korban Dijanjikan Handphone

Baca juga: Viral Gadis SMA Garut Hilang 15 Hari, Dinarasikan Penculikan, Kini Kekasih Korban yang Dibekuk

Namun, seluruh stakeholder beserta masyarakat dan media, turut serta membantu mencari keberadaan Ara.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada masyarakat, media, serta jajaran Polrestabes Surabaya.

Sebab, berkat doa dan dukungan semua pihak, akhirnya Ara bisa berkumpul kembali dengan ayah dan ibunya.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolres dan semua jajarannya. Saya juga banyak ucapkan terima kasih dan rasa bangga saya kepada warga Surabaya," kata Eri di Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (27/3/2021).

Namun demikian, menurut Eri, yang menjadi catatan dalam peristiwa ini adalah Surabaya tetap menjadi kota yang aman.

Sebab, peristiwa ini bukan disebabkan karena faktor lain, melainkan masalah konflik internal keluarga.

"Karena kejadian keluarga ini, konflik internal keluarga ini yang akhirnya menyebabkan adik Ara harus berpisah sementara dengan ayah dan ibunya," tutur dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved