Breaking News:

Virus Corona

Surat Anak untuk Ayah yang Positif Covid-19 Tak Pernah Terbaca, Wafat saat Isoman : Cepat Sembuh Yah

Ia ditemukan meninggal di rumah kontrakannya yang dipakainya melakukan isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19.

Editor: Salma Fenty Irlanda
Facebook
prosesi pemakaman korban Covid-19 

TRIBUNMATARAM.COM - Surat yang diselipkan anak IDS (45) di bawah pintu rumah kontrakannya tak pernah sempat terbaca.

Pria itu meninggal dunia setelah menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19.

IDS merupakan warga Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur.

Ia ditemukan meninggal di rumah kontrakannya yang dipakainya melakukan isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19.

Sebelum ditemukan tewas, anak korban sempat menulis surat untuk ayahnya.

Dalam surat itu, si anak memberi semangat agar ayahya lekas sembuh.

Baca juga: Tengah Isolasi Mandiri, PNS di Madura Justru Asyik Selingkuh, Langsung Disanksi Turun Jabatan

Baca juga: 5 Cara Cepat Sembuh Covid-19, Lakukan Hal Ini Selama Isolasi Mandiri, Masker Dobel, Kamar Terpisah

Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Jawa Timur.

Surat dari anak korban itu ditemukan berada di bawah pintu rumah kontrakan.

Kerabat dan keluarga jenazah kasus COVID-19 mengunjungi pemakaman di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 10-23 April, tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) COVID-19 cenderung menurun, di mana sebelumnya mencapai 50 orang yang meninggal per hari kini 40-30 orang per hari.
Kerabat dan keluarga jenazah kasus COVID-19 mengunjungi pemakaman di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 10-23 April, tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) COVID-19 cenderung menurun, di mana sebelumnya mencapai 50 orang yang meninggal per hari kini 40-30 orang per hari. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA via Kompas.com)

"Ayah barusan aku ke sini (kontrakan) kok ndak bukakan kenapa? Ayah cepat sembuh makan yang banyak, minum susu yang banyak, ayo semangat yah," begitu tulisan surat tersebut.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, IDS melakukan isolasi mandiri sejak 29 Juni.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved