Breaking News:

Anggota DPRD Pangkep Tembok Rumah Tahfiz Al Quran, Ketua RW: Saya Dengar Dianggap Ribut Karena Ngaji

Oknum anggota DPRD Pangkep membangun tembok di depan rumah tahfiz al quran, berikut duduk perkaranya.

Editor: Irsan Yamananda
TribunTimur
Suasana penutupan fasum di Ance Dg Ngoyo, Masale, Panakkukang, makassar 

Kedua masalah kebersihan bajunya, kan di sini dijemur.

Penembokan pintu keluar rumah tahfiz tersebut sudah tiga hari lalu dikerjakan dan kemarin baru selesai,” kata Abd Aziz kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Pria di Makassar Culik Bocah SD Lalu Ditukar Tabung Gas 3 Kg, Pemilik Toko: Bilangnya Lupa Bawa Uang

Sementara itu, Camat Panakukang, Thahir Rasyid mengaku akan melayangkan surat somasi kepada A.

“Kita akan kirim surat somasi.

Bongkar dulu temboknya.

Biar anak-anak ini bisa menghapal Al Quran lagi.

Kalau surat kami tidak ditindaklanjuti atau diindahkan, maka kami akan tempuh ke jalur hukum,” tegasnya.

Thahir Rasyid mengaku tembok yang dibangun A tersebut merupakan fasilitas umum milik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

“Itu lahan milik pemerintah, kok dipagari (tembok) oleh warga yang dekat lokasi rumah tahfiz Al Quran,” tuturnya seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Pria di Makassar Tembok Pintu Rumah Tahfiz Al Quran, Diduga karena Masalah Jemuran".

Kasus Penembokan Lainnya

Warga bersama kepolisian dan TNI membongkar tembok batu bata yang dipasang Nur Sayuti untuk menutup jalan di Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (16/4/2021).
Warga bersama kepolisian dan TNI membongkar tembok batu bata yang dipasang Nur Sayuti untuk menutup jalan di Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (16/4/2021). (KOMPAS.com/IDON)
Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved