Breaking News:

Viral Hari Ini

Dilaporkan Atas Berita Kehamilan Palsu, Wanita Korban Penganiayaan Satpol PP Gowa: 'Allah Maha Adil'

Wanita korban penganiayaan Satpol PP Gowa dilaporkan atas berita kehamilan palsu.

Editor: Irsan Yamananda
Istimewa
Korban penganiayaan oknum Satpol PP Gowa dilaporkan ke polisi atas berita kehamilan palsu. 

TRIBUNMATARAM.COM - Kasus penganiayaan oknum Satpol PP terhadap pasutri di Gowa semakin panjang.

Kini, kedua korban penganiayaan dilaporkan ke pihak berwajib.

Perlu diketahui, pasutri itu bernama Nur Halim (26) dan istrinya Riana (34).

Mereka dilaporkan atas berita bohong kehamilan palsu.

Pihak yang melaporkannya adalah salah satu organisasai masyarakat di Kabupaten Gowa.

Keduanya sempat jadi perhatian publik setelah dianiaya oleh Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Gowa beberapa waktu yang lalu.

Baca juga: Fakta Video Satpol PP Gowa Pukul Wanita Hamil Pemilik Warkop: Kronologi Hingga Korban Sempat Pingsan

Baca juga: Sekda Gowa Cerita Kronologi Satpol PP Pukul Wanita Hamil Pemilik Warkop: Kami Minta Kecilkan Musik

Detik-detik wanita hamil dipukul satpol PP di Gowa
Detik-detik wanita hamil dipukul satpol PP di Gowa (Facebok/ Ivan Van Houten)

Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi saat Satgas melakukan razia PPKM pada hari Rabu, 14 Juli 2021.

Lokasinya berada di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng.

Laporan dilakukan oleh Brigade Muslim Indonesia (BMI) di Mapolres Gowa pada Kamis (22/7/2021).

Ketua BMI, Zulkifli mengaku kecewa karena korban Riana yang sebelumnya mengaku hamil saat dianiaya ternyata hasil tes USG negatif.

Baca juga: Ibu Hamil Pemilik Warkop Dipukul Satpol PP Gowa: Korban Dievakuasi ke RS, Petugas Sebut Salah Paham

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved