Breaking News:

Mabes Polri Turun Tangan Ungkap Pelaku Pembunuhan Subang, Yosef Diperiksa hingga 9 Jam

Padahal, sudah hampir satu bulan sejak kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini berlalu.

Kolase TribunBogor
Saat ini, polisi memang berhati-hati untuk mengungkap kematian Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. 

TRIBUNMATARAM.COM - Mabes Polri akhirnya ikut turun tangan untuk mengungkap kasus pembunuhan Amalia Mustika Ratu dan ibunya, Tuti Suhartini.

Kasus yang saat ini juga ditangani Polres Subang ini belum menemui titik terang hingga saat ini.

Padahal, sudah hampir satu bulan sejak kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang ini berlalu.

Untuk segera mengungkapkan kasus tersebut, semua tim dikerahkan termasuk penyidik dari Bareskrim Polri.

Kemarin, Senin (13/9/2021) kemarin tim dari Mabes Polri turut membantu Polres Subang dalam memeriksa saksi kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Salah seorang saksi yang diperiksa adalah Yosef (56), suami sekaligus ayah korban pembunuhan.

Ia diperiksa polisi selama 9 jam.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar, Yosef dipanggil penyidik Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021).

Tak cuma Yosef, polisi juga memeriksa anak tertua mendiang Tuti, Yoris (34).

Baca juga: Yosef Terpojok Dituduh Jadi Dalang Pembunuhan Subang, Kini Pisah dengan Istri Muda: Tidak Komunikasi

Baca juga: Update Pembunuhan Subang, Yosef Dicurigai, Tahu Anak & Istri Dibunuh Padahal Belum Lihat Jasad

Yosef bersama tim kuasa hukumnya mulai masuk ke ruangan Satreskrim Polres Subang pada pukul 14.30 WIB.

Ia datang ke Satreskrim Polres Subang memakai kaos putih merah dan peci abu-abu.

Total, Yosef sudah dipanggil sebanyak sembilan kali oleh penyidik Polres Subang.

Pantauan Tribun di lapangan, Yoris terlihat datang ke Satreskrim Polres Subang didampingi istrinya.

Yoris dengan wajah lesu mulai memasuki ruangan dari Satreskrim Polres Subang tepat pada pukul 14.00 WIB.

Hingga pukul 21.45, Yosef masih menjalani pemeriksaan.

Namun ternyata, Yosef tak diperiksa sendiri.

Ada saksi lain yang diperiksa dan belum diketahui identitasnya.

Seperti diberitakan wartawan TribunJabar.id, seorang saksi lain yang tidak diketahui identitasnya masih menjalani pemeriksaan tambahan oleh penyidik Polres Subang sampai dengan Senin (13/9/2021) malam.

Pantauan Tribunjabar di lapangan, hingga pukul 21.45 WIB Yosef bersama saksi tersebut masih belum keluar dari ruangan Satreskrim Polres Subang.

Yosef dan istri muda mengaku banyak difitnah dan dapat tudingan liar terkait pembunuhan di Subang.
Yosef dan istri muda mengaku banyak difitnah dan dapat tudingan liar terkait pembunuhan di Subang. (TribunJabar)

Mabes Polri Turun Tangan

Tak cuma Polres Subang, ada pula tim dari Mabes Polri yang turut dalam pemeriksaan terhadap Yosef.

Tim Bareskrim Mabes Polri turun tangan untuk membantu penyidik Polres Subang untuk mengungkap pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.

Tim Bareskrim Mabes Polri juga dikatakan oleh Kuasa Hukum ikut bertanya sejumlah hal kepada Yosef.

“Kebetulan pihak kepolisian Subang juga dibantu oleh Bareskrim atau Polda saya juga nggak tahu ikut juga diproses penyidikan ini,” kata Rohman Hidayat, Kuasa Hukum Yosef, Selasa (14/9/2021).

Namun, tim kuasa hukum tak paham soal diperbantukannya tim Bareskrim Mabes Polri untuk melakukan pemeriksaan tambahan terhadap Yosef.

“Lebih baik tanyakan ke penyidik kalau masalah itu ya (ikut turun tangan),” kata Rohman Hidayat.

Isi Pemeriksaan Yosef

Tim kuasa hukum Yosef meyebutkan dalam pemeriksaan tambahan yang dilakukan oleh penyidik Polres Subang terdapat beberapa pertanyaan tambahan yakni persoalan dengan yayasan yang dimiliki oleh kliennya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rohman Hidayat selaku kuasa hukum dari Yosef disaat selesai mendampingi kliennya tersebut di Satreskrim Polres Subang.

"Ada berita acara tambahan yang pertama tentang pendirian yayasan yang kedua tentang aktifitas dari klien kami sebelum kejadian serta setelah kejadian," ujar Rohman Hidayat di Polres Subang, Senin (13/9/2021) malam.

Seperti diketahui, Yosef sendiri memiliki yayasan sekolah bernama Bina Prestasi Nasional yang berlokasi di Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang.

Menurut Rohman, penyidik dari Polres Subang hanya ingin mendalami terkait dengan aset yang saat ini dimiliki oleh Yosef, salah satunya yakni kepemilikan dari sekolah yayasan.

Yoris (34) anak sekaligus kakak dari korban pembunuhan
Yoris (34) anak sekaligus kakak dari korban pembunuhan (Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayat)

Untuk diketahui Yosef adalah pemilik dari yayasan. Sementara itu, Yoris anak tertua Yosef dan Tuti adalah ketua yayasan.

Adapun korban pembunuhan yakni adik Yoris, Amalia merupakan bendahara dari yayasan Bina Prestasi Nasional itu.

"Dari BAP kali ini terdapat pendalaman dari penyidik Polres Subang, seperti aktifitas sebelum kejadian serta aktifitas setelah kejadian dan pendalaman terkait kepemilikan dari yayasan," kata Rohman Hidayat.

Hasil Labfor Keluar, Polisi Segera Ungkap Dalang Pembunuhan

Bak menemukan titik terang, polisi menyebut pihaknya bakal segera mengungkap kasus pembunuhan Tuti dan Amalia.

Dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Jabar, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago, mengatakan kini polisi telah mengantongi hasil laboratorium forensik terkait kasus pembunuhan ibu dan anak.

Kombes Erdi A Chaniago mengungkap saat ini penyidik sedang melakukan pengembangan hasil laboratorium forensik (labfor).

"Hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik. Nah, saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis," ujar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (9/9/2021).

Karenanya, pihak kepolisian pun bekerja keras dan berupaya mengungkap pelaku kejahatan tersebut.

Menurut Kombes Erdi A Chaniago, pembunuh Tuti dan Amalia bakal terungkap dalam waktu dekat.

"Sejauh ini, kita tunggu saja dari penyidik. Nanti dalam waktu dekat insyaallah akan kita ungkap semuanya, terutama yang melakukan kejahatan," ujar Kombes Erdi A Chaniago.

Saksi dan Kapolres Subang sempat mencurigai soal posisi mobil Alphard yang berisi mayat Tuti dan Amalia, Yosef pun dicecar sejumlah pertanyaan.
Saksi dan Kapolres Subang sempat mencurigai soal posisi mobil Alphard yang berisi mayat Tuti dan Amalia, Yosef pun dicecar sejumlah pertanyaan. (YouTube/ Heri Susanto)

Guna mengembangkan hasil lab forensik tersebut, polisi kembali akan memanggil sejumlah saksi.

Untuk diketahui hingga saat ini jumlah saksi yang telah diperiksa adalah 23 orang.

Dalam waktu dekat, polisi akan memeriksa beberapa saksi dari 23 orang tersebut.

"Penyidik dari Polres Subang itu akan memanggil beberapa saksi tapi tidak semua dari saksi yang terdahulu itu terkait dari hasil pengembangan laboratorium forensik serta data yang mendukung untuk dipanggil," kata Kombes Erdi A Chaniago.

Dari 23 saksi itu, kata Erdi, ada beberapa saksi yang kembali dimintai keterangan berkaitan dengan hasil pengembangan yang didapat dari hasil laboratorium forensik.

"Total masih 23 saksi, cuman untuk yang sekarang ini kita ada pengerucutan, beberapa saksi yang akan kita mintai keterangan dan memang beberapa hari yang lalu dan mungkin ada beberapa lagi yang terkait dengan hasil labfor," imbuh Kombes Erdi A Chaniago.

Meski akan segera mengungkap kasus pembunuhan ini, Kombes Erdi A Chaniago enggan menduga-duga siapa pelaku kejahatan tersebut, dikutip dari TribunnewsBogor.com dengan judul Diperiksa Mabes Polri, Yosef Akhirnya Ungkap Pengakuan Baru soal Pembunuhan Tuti dan Amalia

Pihaknya masih melakukan pengembangan dan meminta masyarakat untuk bersabar.

"Ini belum kita bisa sampaikan ya, ini masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik, mohon doanya saja," ucap Kombes Erdi A Chaniago.(*)

(Kompas TV, Tribun Jabar)

Berita lain terkait pembunuhan Subang

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved