Hentikan Kasus Ayah Cabuli 3 Anak di Luwu Timur, Polisi: 'Tak Ada Tanda Kekerasan, Ibu Korban Waham'

Polda Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara mengenai penghentian kasus ayah cabuli 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Editor: Irsan Yamananda
Kompas/ handout
Ilustrasi - Polda Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara mengenai penghentian kasus ayah cabuli 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

Di mana dalam proses penyelidikan Polda Sulsel sebelumnya tidak menemukan cukup bukti untuk dilanjutkan kasusnya.

“Kasus ini bukan pidana umum yang mengharuskan minimal 2 alat bukti. Ini kan kekerasan seksual yang berdimensi privat. Kalau polisi mencari sekurang-kurangnya 2 alat bukti dan mencari saksi-saksi, jelas akan susah. Karena tidak ada saksi dalam kasus itu yakni masa pelaku mau ditonton orang lain saat melakukan pencabulan,” tuturnya.

Ilustrasi - Polda Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara mengenai penghentian kasus ayah cabuli 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Ilustrasi - Polda Sulawesi Selatan akhirnya angkat bicara mengenai penghentian kasus ayah cabuli 3 anak di Luwu Timur, Sulawesi Selatan. (KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHO)

Edy menuturkan, pihaknya tetap keberatan proses penyelidikan kasus pencabulan tersebut dihentikan. Di mana dalam pencarian bukti-bukti dalam kekerasan seksual yang harus diperhatikan adalah keterangan korban dan orang tua korban.

Harusnya polisi memanggil psikolog untuk menilai kebenaran keterangan korban dan orangtua korban.

“Polda Sulsel harus berpikir ulang untuk memproses kasus ini.

Tindakan LBH Makassar dan koalisi tetap memonitor kasus ini dan meminta polisi mencari bukti-bukti.

Kita juga akan bawa kasus ini ke Mabes Polri, apakah akan diadukan ke Irwasum ataupun ke Kompolnas agar bisa diawasi langsung dan menjadi atensi dari Mabes Polri,” tambahnya. 

Artikel lainnya terkait pencabulan

(Kompas/ Kontributor Makassar, Hendra Cipto)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved