Kakek di NTT Cabuli Cucu Sendiri: Sempat Nasihati Korban Agar Tak Pacaran Dulu, Modus Pinjami Ponsel
Detik-detik kakek di Nusa Tenggara Timur cabuli cucunya sendiri, modus pinjamkan ponsel ke korban.
Pelaku sempat menasihati korban agar jangan dulu pacaran, karena masih belum cukup umur.
Mendengar itu, korban pun lantas meminta telepon seluler milik pelaku.
"Tapi sebelum memberikan ponselnya, pelaku meminta agar korban berhubungan badan dengannya," kata Mahdi.
Korban sempat menolak, tapi setelah dipaksa dan diiming-imingi ponsel, korban akhirnya menuruti keinginan pelaku.
Sejak saat itu, korban terus diperkosa berulang kali, dengan iming-iming ponsel.
Aksi itu terungkap, setelah pelaku yang ingin mencabuli korban, namun korban menolak.
Baca juga: Kasus Guru Ponpes Cabuli Murid di Sumsel, Jumlah Korban Capai 26 Anak, Modus Diancam & Diimingi Uang
Karena ditolak, pelaku lalu menarik ponselnya yang saat itu dipegang korban.
Pelaku kemudian menekan tangan kiri korban sambil mencekik di leher korban.
Korban pun melawan, sehingga kuku pelaku menggores pipi bagian kanan korban, sehingga mengakibatkan luka cakar pada pipi korban.
Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada ibu kandungnya.
Setelah mendengar cerita korban, ibu dan ayah korban lalu melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Pelaku saat ini sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut," kata dia seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Modus Pinjamkan Ponsel, Kakek Cabuli Cucunya yang Masih SMP".
Kasus Pencabulan Lainnya
Seorang anak di bawah umur di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menjadi korban rudapaksa.
Korban diketahui seorang gadis berusia 14 tahun bernama Mawar (samaran)