Mengenal Maria Clara Yubilea, Gadis 19 Tahun Lulus Cumlaude S1 Meski Gifted dan Berkebutuhan Khusus
Nah, selain disabilitas yang kita kenal, anak gifted atau anak berbakat juga termasuk berkebutuhan khusus, termasuk Lala yang usia 19 tahun lulus S1.
Sering kali, hal ini menimbulkan masalah psikologis yang sulit diatasi sendiri bila tidak ada dukungan dari lingkungan sosial, terutama keluarga dan sekolah.
2. Perhatian
Menurut situs resmi Special Needs, anak gifted sulit memperhatikan di kelas, dan kadang salah didiagnosis dengan ADD atau ADHD.
Ketika anak-anak yang berbakat tidak diberi bahan yang menarik dan menantang, mereka secara alami menjadi bosan dan mencari hal-hal lain untuk memenuhi pikiran mereka atau hanya melamun untuk menghabiskan waktu.
Ini bukan perilaku yang harus disalahkan, justru ini pertanda anak gifted membutuhkan kesempatan belajar lebih untuk merangsang kemampuan kognitifnya.

3. Motivasi
Anak-anak yang berbakat juga dapat menunjukkan kurangnya motivasi karena beberapa alasan yang mirip seperti poin nomor 2.
Ketika anak-anak tidak tertantang, maka mereka tidak bisa tumbuh. Akibatnya, mereka menjadi bosan dan gelisah.
Jika kebosanan ini menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, maka anak-anak hanya akan menyerah pada sekolah dan kehilangan motivasi untuk mengikuti pelajaran di kelas, dan mungkin muncul keinginan tidak bersekolah sama sekali.
Jika anak Anda yang berbakat mulai menunjukkan tanda-tanda tidak tertarik ketika datang ke sekolah, maka Anda perlu mengambil tindakan untuk memastikan dia diberikan kurikulum yang lebih menarik dan menantang.
4. Komunikasi verbal
Komunikasi verbal juga dapat menjadi area kebutuhan khusus bagi banyak siswa berbakat.
Para ahli berteori, kata yang diucapkan dapat menyulitkan anak-anak ini karena mereka memiliki tugas tambahan untuk menerjemahkan ide-ide rumit di kepala mereka ke dalam bahasa yang dapat dipahami orang lain.
Proses ini dapat menyebabkan keraguan abnormal ketika berbicara, gagap, dan frustrasi di pihak anak dan kadang-kadang orang-orang di sekitarnya.
Untuk membantu anak Anda yang berbakat mengembangkan keterampilan komunikasi verbal yang baik, dorong dia untuk memikirkan apa yang akan dia katakan sebelum dia mengatakannya.