Virus Corona

Pengakuan Warga Wuhan Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Lebih Memilih Meninggal di Rumah

Meski ayahnya sudah alami demam yang cukup tinggi, warga Wuhan keluhkan dan menolak masuk ke karantina virus corona, bahkan memilih meninggal di rumah

Pengakuan Warga Wuhan Tolak Masuk Karantina Virus Corona, Lebih Memilih Meninggal di Rumah
AFP/STR/CHINA OUT
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. 

TRIBUNMATARAM.COM Meski ayahnya sudah alami demam yang cukup tinggi, warga Wuhan keluhkan dan menolak masuk ke karantina virus corona, bahkan memilih meninggal di rumah.

Wabah virus Corona makin hari makin membuat khawatir banyak orang.

Kali ini kisah menyentuh hati datang dari penduduk dari daratan China.

Apalagi untuk kota Wuhan yang diisolasi dan menjalani karantina.

POPULER Fakta Lengkap WNI Pertama yang Positif Virus Corona di Singapura, Meski Tak Pernah ke China

Salah satu warganya adalah Wang, ibu rumah tangga (33) yang masih diisolasi.

Keluarga Wang masih tinggal di kota Wuhan sejak diisolasi tanggal 23 Januari 2020 kemarin.

Dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com Wang mengungkapkan ceritanya semasa isolasi di kota Wuhan.

Wang lalu mengisahkan pamannya yang telah meninggal, ayahnya yang berada dalam kondisi kritis, serta ibu dan tantenya yang mulai menunjukkan gejala virus corona.

Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020).
Seorang perempuan warga kota Wuhan, China, mengenakan masker untuk menghindari terinfeksi virus corona yang mematikan saat berbelanja di sebuah pasar di kota Wuhan, Minggu (26/2/2020). (AFP/HECTOR RETAMAL)

Berdasarkan hasil CT scan, paru-paru mereka terinfeksi.

Saudara laki-lakinya juga telah mengalami batuk-batuk dan kesulitan pernapasan.

Halaman
1234
Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved