Breaking News:

Berita Terpopuler

POPULER Tak Bisa Dikonsumsi Sembarangan, Klorokuin yang Dipakai Obati Corona Bisa Sebabkan Kematian

Tak bisa dikonsumsi sembarangan, klorokuin yang dipakai obati corona bisa sebabkan kematian.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona. 

TRIBUNMATARAM.COM - Tak bisa dikonsumsi sembarangan, klorokuin yang dipakai obati corona bisa sebabkan kematian.

Obat klorokuin yang digunakan pemerintah untuk menyembuhkan pasien corona bukanlah obat sembarangan yang bisa dipakai mencegah Covid-19, bisa menyebabkan kematian.

Untuk menangani pasien positif corona, pemerintah Indonesia menyiapkan dua obat yakni avigan dan klorokuin.

Kedua obat tersebut diyakini ampuh untuk mengobati pasien corona.

Namun, yang perlu diketahui, obat klorokuin bukanlah obat untuk mencegah corona.

Malah, dalam beberapa kasus, klorokuin bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi sembarangan.

Hadiri Pesta Pernikahan, 31 Orang Tertular Virus Corona Termasuk Ibu yang Tengah Hamil!

Cegah Penyebaran Virus Corona di Dalam Rumah, Ini Area dan Barang yang Wajib Dibersihkan

Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan virus corona jenis SARS-Cov-2.

Pemerintah lantas mendatangkan 5.000 butir avigan, dan tengah memesan dua juta butir lagi.

Sementara klorokuin sudah disiapkan sebanyak tiga juta butir.

Juru bicara Pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengimbau masyarakat tidak membeli dan menyimpan obat jenis klorokuin.

Pernyataan Jubir pemerintah khusus penanangan virus corona, Achmad Yurianto Soal 19 orang positif corona di Indonesia.
Pernyataan Jubir pemerintah khusus penanangan virus corona, Achmad Yurianto Soal 19 orang positif corona di Indonesia. (Tangkap Layar akun YouTube KompasTV)

Selain bukan merupakan obat untuk mencegah infeksi virus corona, klorokuin juga merupakan jenis obat keras yang tak boleh sembarangan dikonsumsi. 

Klorokuin diberikan kepada pasien dengan resep dokter. "Ini obat yang diberikan dengan resep dokter dan dengan pengawasan," kata Yuri.

Bahkan, seorang anak perempuan dari Tulsa, Oklahoma meninggal karena meminumnya.

Lana dan Steve Ervin kehilangan anak mereka, Ashley, setelah anak mereka tidak sengaja menelan apa yang diyakini sebagai pil klorokuin 37 tahun lalu.

Saat itu --tanpa diketahui, Ashley menemukan obat anti- malaria yang tersimpan di laci kamar mandi.

Obat tersebut digunakan oleh Steve untuk menangkal malaria pada perjalanan misi ke negara-negara asing.

Menurut Lana, mereka telah diingatkan tentang betapa berbahayanya obat anti-malaria saat itu.

Melalui The Oklahoman, Lana dan Steve mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap efek samping obat yang berpotensi mematikan.

"Kita harus memberi tahu orang-orang ini berbahaya," kata Lana.

"Ketika saya pertama kali mendengar mereka mengatakannya, saya pikir saya perlu memberi tahu orang lain."

Meski begitu, Lana mengaku tidak bermaksud mencegah orang minum obat anti-malaria jika peneliti membuktikan itu dapat memerangi virus corona.

"Semoga itu benar-benar melayani pengobatan Covid-19," katanya dalam pemberitaan surat kabar itu.

"Tapi orang tua, kakek dan nenek, semua orang perlu tahu. Itu berbahaya."

Sementara itu, Direktur pelaksana Oklahoma Center for Poison and Drug Information, Scott Schaeffer mengatakan, hydroxychloroquine juga sedang ditinjau sebagai pengobatan Covid-19 yang potensial.

Hydroxychloroquine cenderung ditoleransi lebih baik daripada chloroquine, tetapi perlu waspada akan keduanya.

"Hydroxychloroquine tidak seburuk itu, tetapi masih harus berhati-hati untuk menjauhkannya dari jangkauan anak-anak, karena dapat memiliki efek yang sangat mirip chloroquine," kata Schaeffer. (Kompas.com/ Nabilla Tashandra

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bukan untuk Cegah Infeksi Corona, Klorokuin Bahaya Dipakai Sembarangan"

Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengambil langkah-langkah serius dalam menangani sebaran virus corona (Covid-19). Di sisi lain, Jokowi mengaku tak ingin menciptakan kepanikan dan keresahan masyarakat.
Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah telah mengambil langkah-langkah serius dalam menangani sebaran virus corona (Covid-19). Di sisi lain, Jokowi mengaku tak ingin menciptakan kepanikan dan keresahan masyarakat. (Tangkapan Layar Kompas TV)

Istilah Penting Virus Corona

Tak hanya penting memahami kegunaan obat yang digunakan pemerintah untuk menyembuhkan pasien corona.

Berikut ini daftar istilah penting seputar virus corona yang wajib diketahui.

Wabah Covid-19 merebak dan membuat banyak orang khawatir, ketahui 11 istilah yang sering dibicarakan terkait virus corona agar tak salah kaprah.

Penyebaran virus corona hingga kini masih membuat banyak orang resah.

Apalagi perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia melonjak pesat dari hari ke hari.

Banyak juga beberapa istilah baru yang muncul karena virus corona ini.

 Begini Efek Ampuhnya Avigan untuk Paru-paru Pasien Corona, Pantas Jokowi Pesan 2 Juta Obat Langsung!

Mulai ODP, PDP, suspect hingga work from home.

Agar tak ketinggalan informasi tentu harus mengetahui lebih dulu.

Apa sih arti dari istilah baru yang muncul?

Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia
Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia (Kompas.com)

Berikut ini TribunMataram kutip dari Tribun Solo berbagai istilah yang soal virus corona.

1. ODP

Mengutip Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) istilah ODP merupakan singkatan dari Orang dalam Pemantauan.

Seorang dikategorikan ODP jika:

- Mengalami demam lebih dari 38 derajat celcius

- Memiliki gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk

- 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal.

- 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia.

 Galakkan Sosial Distancing karena Corona, Perusahaan Harus Terapkan Kerja dari Rumah Sampai 5 April

2. PDP

Mengutip Buku Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (Covid-19) istilah PDP merupakan singkatan dari Pasien dalam Pengawasan.

Seorang dikategorikan PDP jika:

- Pasien dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yaitu demam lebih dari 38 derajat celcius, disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan.

- Gejala/tanda penyakit pernapasan yang dimaksud yakni batuk/sesak nafas/ sakit tenggorokan/ pilek/pneumonia ringan hingga berat.

- 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal.

- 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia.

- Seseorang dengan demam lebih dari 38 derajat celcius pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi atau probabel Covid-19.

Seputar Virus Corona
Seputar Virus Corona (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

3. Suspect

Melansir TribunStyle, menurut WHO suspect Covid-19 yakni:

A. Seorang pasien dengan penyakit pernapasan akut (demam dan setidaknya satu tanda/gejala penyakit pernapasan (misalnya, batuk, sesak napas), tanpa etiologi lain yang sepenuhnya menjelaskan presentasi klinis.

Memiliki riwayat perjalanan ke atau tempat tinggal dalam suatu negara/wilayah atau wilayah yang melaporkan transmisi lokal penyakit Covid-19 selama 14 hari sebelum timbulnya gejala.

B. Seorang pasien dengan penyakit pernapasan akut yang telah melakukan kontak dengan kasus COVID19 yang dikonfirmasi atau kemungkinan (lihat definisi kontak) dalam 14 hari terakhir sebelum timbulnya gejala.

C. Seorang pasien dengan infeksi saluran pernapasan akut yang parah (demam dan setidaknya satu tanda/gejala penyakit pernapasan (misalnya, batuk, napas pendek), memerlukan rawat inap, tanpa etiologi lain yang sepenuhnya menjelaskan presentasi klinis.

4. Lockdown

Lockdown adalah sebuah protokol darurat yang biasanya mencegah orang atau informasi masuk dan keluar dari suatu daerah, Tribunnews kutip dari en.wikipedia.org.

Jika dikaitkan dengan istilah teknis dalam kasus virus corona atau Covid-19, lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara.

Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona.

Jika suatu daerah dikunci atau di-lockdown, maka semua fasilitas umum harus ditutup, di antaranya sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas.

5. Social Distancing

Jika diartikan ke bahasa Indonesia, Social Distancing yakni jarak sosial.

Melansir NewScientist, Social Distancing adalah suatu perubahan kebiasaan atau perilaku untuk menghindarkan penyebaran infeksi.

Hal ini sering disebut sebagai usaha membatasi kontak sosial, pekerjaan, dan sekolah.

 Waspada Covid-19, Jumlah Warga Indonesia Berpotensi Terjangkit Virus Corona Capai 700.000 Orang

6. Imported Case

Istilah ini murujuk pada tempat ditemukannya kasus.

Pada kasus imported case berarti seseorang terjangkit saat berada di luar wilayah dimana pasien tersebut melapor.

Misalnya seorang pasien dilaporkan positif Corona di Indonesia.

Namun dia tertular di luar wilayah Indonesia, karena misalnya dia baru saja liburan dari luar negeri.

Seputar Virus Corona
Seputar Virus Corona (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

7. Local Transmission

Sementara local transmission atau transmisi lokal berarti seorang pasien tertular di dalam wilayah dimana kasus ditemukan.

Misalnya seorang pasien dilaporkan positif terjangkit virus Corona di Indonesia dan tertularnya pun di Indonesia.

8. Epidemi

Melansir KBBI Daring, epidemi adalah penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu.

9. Pandemi

Sementara itu, pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak di mana-mana, meliputi daerah geografi yang luas.

 Begini Cara Jerman Atasi Virus Corona Sampai Angka Kematian Pasien Covid-19 Sangat Rendah

10. KLB

KLB adalah singkatan dari Kejadian Luar Biasa.

Melansir TibunMataram.com, penetapan KLB ini merupakan kewenangan kepala daerah sesuai dengan instruksi Presiden soal status gawat darurat di daerah masing-masing.

Kepala daerah sebelumnya sudah melakukan pengawasan dan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengambil langkah selanjutnya.

11. Work From Home (WFH)

Work From Home atau sering disebt WFH jika diartikan yakni Bekerja dari Rumah.

Istilah ini muncul setelah pemerintah mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah.

Hal ini merupakan upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19(TribunMataram.com/Asytari Fauziah)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved