Virus Corona

POPULER Penolakan Jenazah Positif Covid-19, Ridwan Kamil: Corona Mati setelah 7 Jam Pasien Meninggal

Menurutnya banyak pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak pemakaman jenazah corona karena takut tertular.

tangkapan layar YouTube KompasTV
Ridwan Kamil Sebut 70 Ribu Pemudik yang Masuk Jabar sebagai ODP, Imbau Milenial Jangan Pulang Dulu 

TRIBUNMATARAM.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara menanggapi banyaknya kasus penolakan jenazah pasien positif Covid-19.

Menurutnya banyak pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak pemakaman jenazah corona karena takut tertular.

Padahal, fakta tidak mengatakan demikian.

Ridwan Kamil pun meminta kepada masyarakat untuk menggunakan ilmu pengetahuan sebagai dasar menyikapi corona.

Hal itu bertujuan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi kabar tak benar.

 Kabar Baik Corona Hari Ini, Uji Coba Avigan Memasuki Tahap Akhir, Efektivitas PengobatanTinggi

 PHK Dampak Corona? Daftar ke Disnakertrans untuk Dapat Intensif 1 Juta / Bulan, Besok Paling Lambat

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil sambil menyertakan screen shoot artikel berita soal penolakan jenazah di beberapa daerah.

Ia juga menyertakan artikel berjudul 'Virus Corona di Tubuh Akan Mati Setelah 7 Jam Pasien Meninggal'.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa (YouTube KompasTV)

Untuk itu, Ridwan Kamil berharap tak ada lagi penolakan terhadap proses pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Halaman
Penulis: Salma Fenty
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved