Breaking News:

Ibu Hamil Pecah Ketuban dan Berdarah Tetap Harus Rapid Tes, Dokter Sebut Bayi Meninggal di Kandungan

Gusti Ayu Arianti (23) harus kehilangan bayi yang dikandungnya karena telat mendapatkan pertolong.

(FITRI R)
I Gusti Ayu Arianti(23), warga Lingkungan Pajang, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengaku kecewa karena lambannya penanganan pihak RSAD Wira Bhakti Kota Mataram, yang memintanya rapid tes saat hendak melahirkan. 

TRIBUNMATARAM.COM Gusti Ayu Arianti (23) harus kehilangan bayi yang dikandungnya karena telat mendapatkan pertolong.

Ia bercerita petugas memintanya untuk rapid test padahal air ketubannya telah pecah dan mengeluarkan darah.

Peristiwa pilu tersebut berawal saat Arianti yang sedang hamil tua merasa mulas pada Selasa (18/8/2020).

Ia mengeluarkan cairan bercampur darah. Arianti menduga ketubannya pecah.

Ditemukan, Fisik Bocah 14 Tahun yang Dibawa Kabur Duda Memprihatinkan, Baru Melahirkan Dicabuli Lagi

Ditemani sang suami, Yudi Prasetya (24) dan sang ibu, Jero Fatmawati, Arianti pergi ke RSAD Wira Bhakti Mataram.

Mereka sengaja memilih rumah sakit tersebut karena anak pertama Arianti lahir di sana. Kepada petugas, Arianti mengatakan jika ketubannya sudah pecah dan mengeluarkan darah.

Karena tak ada fasilitas tes cepat, petugas menyarankan rapid test Covid-19 di puskesmas terdekat.

panduan puasa ibu hamil
panduan puasa ibu hamil (TribunManado)

Petugas rumah sakit tidak menyarankan test di laboratorium karena akan lama hasil keluarnya.

Ariani mengaku sempat memohon kepada petugas yang saat itu mengenakan alat pelindung diri.

"Mereka minta saya ke puskesmas terdekat dengan tempat tinggal saya, padahal saya sudah memohon agar dilihat kondisi kandungan saya, bukaan berapa menuju proses kelahiran, mereka tidak mau, katanya harus ada hasil rapid test dulu, " kata Arianti sedih.

Viral Curhat Ibu, Anak Gadisnya yang Baru 14 Tahun Dibawa Kabur Duda 3 Anak, Dihamili & Kini Hilang

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved