Pembunuhan Wanita yang Dikubur di Fondasi Rumah Terungkap Gara-gara Laporan Perzinaan, Polisi Curiga

Setelah 4 bulan menghilang, polisi akhirnya mengungkap kasus pembunuhan yang melibatkan FA (38).

(Humas Polres Lombok Tengah)
suasana identifikasi korban yang dibunuh selingkuhan di Desa Pengenbur, Lombok Tengah 

Polisi pun menangkap FA yang diduga sebagai pelaku pembunuhan MA.

Setelah dimintai keterangan, FA mengaku membunuh MA dengan racun jenis potasium.

FA mengubur jenazah MA di bawah fondasi sebuah rumah di pinggir Jalan Raya Desa Pengembur.

Misteri hilangnya MA sejak empat bulan lalu pun terungkap, polisi membongkar lokasi tersebut dan menemukan jenazah MA.

"Jasad korban berhasil kita temukan walau tinggal tulang, dengan keadaan dibungkus menggunakan kain," kata Agus.

Akibat perbuatannya, pelaku disangka Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara.

Tewas 5 Menit setelah Diracun

Ditemukannya mayat wanita di bawah fondasi rumah menggegerkan warga Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat / NTB.

Wanita yang belakangan diketahui dibunuh selingkuhannya dengan cara diracun.

Menurut penuturan pelaku, hanya butuh waktu 5 menit hingga korban MA (30) kehilangan nyawanya.

Berikut kronologi lengkap pembunuhan hingga penemuan jenazah.

Baca juga: Sakit Hati Diputuskan di Depan Orang Tuanya, Pria Nekat Minum Racun di Rumah Pujaan Hatinya

Baca juga: Kesal Dihalangi Nikah, Adik Bunuh Kakak & Kubur Mayat di Lantai Kontrakan, Pembunuhan Lain Terungkap

Kasus pembunuhan MA (30) warga Desa Pengembur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, oleh selingkuhannya FA (38) dan dikubur di bawah fondasi menggegerkan warga setempat.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra menyampaikan, dari pengakuan pelaku, korban diberi minuman beracun yang tak lama kemudian mengakibatkan korban tewas.

"Pengakuan dari tersangka, tersangka memberikan racun ke pada korban, jenis racun yang diakuinya jenis potasium, diminumkan kepada korban, sehingga berselang 5 menit korban tiba-tiba sudah tidak bernyawa," kata Agus, saat ditemui di kantornya, Kamis (3/12/2020).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved