Nama Anak Pangeran Harry & Meghan Markle Tuai Kontroversi, Pakar: 'Cukup Kasar untuk Ratu Elizabeth'
Nama anak Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut-sebut merendahkan Ratu Elizabeth II.
Meski banyak pihak yang menyebut pemilihan nama Lilibet ini merendahkan Ratu, ada juga pihak yang menyimpulkan bahwa nama tersebut merupakan penghormatan kepada Ratu lantaran dianggap membuat nama panggilan Ratu akan tetap hidup.
Hal ini senada dengan pernyataan saat pengumuman kelahiran, “Lili dinamai menurut nama neneknya, Yang Mulia Ratu, yang nama panggilan keluarganya adalah Lilibet.”
Baca Juga: Juni Mendatang, Meghan Sang Duchess of Sussex Akan Rilis Buku Anak-Anak Pertamanya
Seperti diberitakan sebelumnya, Meghan Markle melahirkan Lilibet pada Jumat (4/6/2021) di Santa Barbara, California. Lilibet merupakan anak kedua dan adik dari Archie.
Ratu Elizabeth Kena Skandal Baru
Ratu Elizabeth II menghadapi tuduhan baru tentang isu rasial di Istana Buckingham.
Isu itu muncul hanya beberapa bulan setelah tuduhan mengejutkan Meghan Markle sehubungan dengan warna kulit bayinya.
Dokumen yang digali oleh The Guardian tampaknya menunjukkan Istana Buckingham memiliki kebijakan untuk tidak mempekerjakan "imigran kulit berwarna atau orang asing."
• Dengar Pengakuan Harry Soal Pangeran Charles, Ratu Elizabeth Merasa Sangat Kecewa, Ini Kronologinya
• Surat Cinta Terakhir Ratu Elizabeth Diselipkan di Peti Pangeran Philip : Aku Mencintaimu

Kebijakan itu terutama berlaku untuk peran klerus (pejabat) dalam rumah tangga kerajaan Inggris sampai setidaknya akhir 1960-an.
Istana Buckingham juga disebut memiliki kebijakan yang berbeda untuk para pelayan.
Pasalnya menurut dokumen tersebut tertera keterangan "jabatan domestik biasa yang bisa mempertimbangkan pelamar kulit berwarna."
Dokumen-dokumen itu juga menunjukkan bahwa Ratu Elizabeth II dan keluarga kerajaan Inggris telah mendapat pengecualian dari undang-undang (UU) diskriminasi jenis kelamin dan ras (UU Kesetaraan Inggris).
• Biografi Pangeran Philip, Lahir di Meja Dapur 99 Tahun Lalu, 73 Tahun Dampingi Ratu Elizabeth II
Newsweek melaporkan “klaim panas” lainnya dicatat oleh seorang pegawai negeri pada 1968, setelah pertemuan dengan Kepala Manajer Keuangan Ratu Elizabeth II penjaga “privy purse”, Lord Tryon.
Klaim ini menambah tuduhan Meghan Markle dan Pangeran Harry pada Maret.
Pasangan itu sebelumnya mengeklaim seorang bangsawan yang tidak disebutkan namanya menyatakan keprihatinannya, bahwa kulit bayi mereka yang belum lahir mungkin terlalu gelap.