Geger Jenazah Posiif Covid-19 Dicuri dari Makam, Ternyata Dilakukan Keluarga Sendiri

prosesi pemakaman korban Covid-19

Andre menuturkan, dalam ketentuan memang jenazah yang terpapar Covid-19 harus dimakamkan di tempat pemakaman Covid-19 sehingga permohonan keluarga itu sudah ditolak.

"Yang datang itu anaknya yang anggota DPRD Propinsi NTT (untuk minta izin) ibu R, dia datang saya sampaikan tidak bisa," kata Andre.

Polisi mengaku mendapat kabar tentang pencurian jenazah tersebut pada Sabtu (6/2/2021) sehingga langsung diselidiki.

Polisi akan terus memproses kasus ini dan akan memanggil pihak keluarga untuk dimintai klarifikasi.

"Kami sudah buat undangan klarifikasi karena masih dalam penyelidikan," tutur dia.

Undangan klarifikasi kepada pihak keluarga pun sudah dilayangkan dan sesuai jadwal dalam undangan tersebut keluarga diminta datang ke Polres TTS pada Selasa (9/2/2021).

Dalam kasus ini, polisi akan mendalaminya dari hasil klarifikasi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, jenazah HUL, seorang wanita lanjut usia (lansia) yang positif Covid-19 hilang setelah dimakamkan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jenazah HUL dimakamkan di pemakaman umum untuk Covid-19 di Oebaki, Kecamatan Noebeba, Kabupaten TTS, Senin (1/2/2021).

Bupati TTS Egusem Piether Tahun menyebut tindakan tersebut sebagai pencurian.

Halaman
1234

Berita Populer