Update Kasus Aulia Kesuma: MA Tolak Kasasi, Terdakwa Pembunuhan Berencana Masih Divonis Hukuman Mati

Aulia Kesuma pelaku pembakaran jenazah dalam mobil di Sukabumi

Kasus bermula ketika Aulia merasa sakit hati kepada Pupung. Aulia mengeklaim dirinya harus banting tulang seorang diri dalam menopang ekonomi keluarganya.

Menurut Aulia, Pupung tidak memiliki pekerjaan sejak mereka menikah tahun 2011. Mereka juga sering bertengkar karena hal-hal sepele.

Masalah selanjutnya muncul ketika Aulia memutuskan untuk meminjam uang senilai Rp 10 miliar ke bank pada tahun 2013.

Aulia sempat stres dan memiliki niat untuk bunuh diri karena merasa berat membayar cicilan yang digunakan untuk membuka usaha restoran tersebut.

Aulia berharap rumah Pupung di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dijual untuk melunasi utangnya. Namun, usulan itu tidak diizinkan Pupung.

Dalam melakukan aksinya, Aulia dibantu anak kandungnya, Geovanni, serta para pembunuh bayaran.

Reaksi Aulia Kesuma & Geovanni Kelvin setelah Divonis Mati

Hakim mengabulkan tuntutan JPU untuk menjatuhi hukuman mati pada Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin.

Keduanya pun terlihat cuma bisa menunduk dalam ketika putusan dibacakan.

Sempat viral diperbincangkan simak akhir kisah kasus 2 mayat yang dibakar di dalam mobil, 2 pelaku utama Aulia Kesuma dan Geovanni Kelvin akhirnya divonis mati.

• Ingat Kasus Pembunuhan & Bakar Suami dan Anak Tiri di Mobil, Aulia Kesuma Jalani Sidang Hari Ini

• Sebelum Sewa Pembunuh Bayaran, Aulia Kesuma Bayar Dukun Rp 40juta untuk Santet Pupung Sadili & Dana

Halaman
1234

Berita Populer