Breaking News:

Kisah YI, Pinjam Uang Melalui Aplikasi Fintech Sampai Diiklankan 'Siap Digilir', Laporkan ke Polisi

Awalnya pinjam uang melalui aplikasi Fintech, YI (51) dipermalukan karena telat bayar hanya 2 hari dengan penyebaran poster dirinya 'siap digilir'.

Kompas.com
Aplikasi keuangan Fintech 

Klien kami tidak benar bahwa dirinya telah menawarkan diri seperti yang diberitakan di media.

Semuanya itu bohong. Itu buatan dari oknum Incash," sambungnya.

Pihaknya meminta kepada aparat berwenang untuk menindak secara tegas oknum penyebar foto dan pinjaman online Incash ilegal tersebut.

"Bahkan yang memaparkan itu harus dicari dan dipidanakan sesuai hukum yang berlaku," terang dia.

I Gede mengatakan telah melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik kliennya tersebut ke Polresta Surakarta.

Pihaknya berharap polisi dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut.

"Ini (laporan) sedang kita proses," kata Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli.

5 Bulan Belakangan Nunung Kembali Pakai Narkoba, Sule Sebut Tak Ada Perubahan Malah Beri Nasihat

Menurut Fadli, pihaknya tengah menunjuk penyidik untuk proses penyelidikan terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum fintech Incash.

"Apakah benar yang terjadi seperti yang diberitakan. Kita harus mengumpulkan saksi-saksi dulu. Biarkan kami bekerja dulu," tandasnya. (Kompas.com/Kontributor Solo, Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita YI, Pinjam Uang karena Proses Cepat hingga Diiklankan "Siap Digilir""

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019).
Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/7/2019). (KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Polisi Proses Hukum Fintech Penyebar Iklan Perempuan "Siap Digilir" untuk Bayar Utang

Polresta Surakarta menerima laporan atas dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oknum dari perusahaan financial technology alias fintech ilegal Incash terhadap YI (51) warga Solo, Jawa Tengah.

Halaman
1234
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved