Breaking News:

Virus Corona

Viral Kalung Antivirus Corona, Ahli: Tidak Berpengaruh Saat Tangan Sudah Terpapar Lalu Pegang Hidung

Ramai disebut kalung antivirus corona yang dinilai ahli bisa timbulkan salah persepsi, disebut tidak ilmiah hingga tak berpengaruh saat terpapar.

DOK. Humas Kementerian Pertanian
Prototipe antivirus corona eucalyptus oleh Kementan. 

Bisa dari droplet aerosol yang terhirup di hidung, bisa juga mellaui sentuhan tangan yang terdapat virus ke mata atau mulut.

Eucalyptus disebut memiliki potensi antiviral atau antivirus.

Namun Dicky juga menyebutkan jika risetnya dalam bentuk spray dan filter.

Itu pun belum dilakukan penelitian untuk virus corona, hanya untuk virus yang sudah umum.

Oleh karena itu, dia menganggap produksi produk eucalyptus yang ditujukan untuk mencegah virus corona terlalu dipaksakan dan berpotensi menimbulkan salah persepsi.

"Belum terbukti secara ilmiah dan dimuat di jurnal ilmiah tentang potensi mencegah virus SARS-CoV-2," jelas dia.

Tangis Pilu Dokter Sugih, Tangani 190 Pasien Corona Sendiri, Tak Dapat Insentif Istri Kesusahan

"Sebagai gambaran saja, obat anti-malaria yang salah satu senyawanya berasal dari tumbuhan perlu hampir 20 tahun untuk resmi diakui," lanjut Dicky.

Dicky juga mengatakan jika beberapa negara di Asia dan Eropa melarang produksi antivirus dari Jepang.

Pasalnya, selain dianggap tidak memiliki dasar ilmiah, kalung itu juga dikhawatirkan akan membuat rasa aman palsu yang mengendurkan pencegahan.

Untuk itu, dia meminta agar semua pihak memahami prinsip penularan Covid-19 dengan benar.

Halaman
1234
Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved