Breaking News:

Virus Corona

Alasan Mengapa Pasien Covid-19 Bisa Alami Gejala Tersembunyi Happy Hypoxia yang Sebabkan Kematian

Kondisi happy hypoxia pada pengidap Covid-19 yang ramai diperbincangkan baru-baru ini tak bisa diabaikan begitu saja.

brightside.me
Ilustrasi sesak napas 

- Napas lebih pendek (dispnea)

- Napas lebih cepat (takipnea)

- Batuk

- Percepatan detak atau denyut jantung

- Perubahawan warna kulit bisa menjadi biru pada ujung jemari dan bibir

- Tubuh kehilangan keseimbangan

Sedangkan, pada silent hipoksemia atau banyak dikenal dengan happy hypoxia adalah kondisi rendahnya saturasi oksigen dalam darah dan jaringan, tetapi tidak memiliki keluhan atau gejala secara fisik.

Ironisnya, happy hypoxia ini justru dikabarkan menyebabkan kematian tanpa gejala pada pasien yang positif terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Lantas, kenapa happy hypoxia atau silent hipoksemia bisa terjadi pada pasien Covid-19?

Agus menegaskan, hingga saat ini, belum ada penjelasan ilmiah secara pasti dan jelas terkait happy hypoxia yang dialami oleh pasien terinfeksi positif Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Salma Fenty Irlanda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved