Breaking News:

Virus Corona

3 Klasifikasi Masker Kain yang Dikeluarkan BSN untuk Mendapatkan Label SNI, Apa Saja Syaratnya?

Badan Standardisasi Nasional mengeluarkan tiga klasifikasi masker kain untuk mendapatkan label SNI, simak daftar syaratnya di sini.

Proses sertifikasi dan pengujian

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Nasrudin Irawan mengatakan, saat ini masih diperlukan persiapan untuk sampai pada tahap produksi, yaitu lembaga sertifikasi dan laboratorium yang terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dulu.

"Tapi hal ini tidak terlalu sulit karena persyaratannya tidak tinggi sehingga banyak laboratorium yang mampu menguji.

Namun ruang lingkup akreditasi harus dipenuhi dulu," ujar Nasrudin seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (30/9/2020).

Oleh karena itu, sementara ini masker kain masih dapat dijual bebas.

Ia menambahkan, nantinya setelah ada lembaga sertifikasi, karena bersifat sukarela maka masih bisa dijual bebas.

Namun produsen mulai bisa membuat masker menyesuaikan dengan SNI yang ada, meskipun tidak disertifikasi.

"Di pasar nanti akan ada masker yang ber-SNI dan tidak, konsumen bisa memilih. Namun bila produknya tidak memenuhi standar dan belum dapat sertifikat maka tidak boleh memasang tanda SNI," lanjut dia.

Sehingga, selama pemberlakuannya bersifat sukarela maka masker kain masih bisa dijual bebas.

Lebih lanjut, bahan yang dapat dipakai dalam pembuatan masker kain yakni bisa kain tenun atau polyester.

Halaman
1234
Penulis: Asytari Fauziah
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved