Imbas 'Paksa' Pengguna Serahkan Data ke Facebook, WhatsApp Sampai Pasang Iklan Besar di Koran

Bahkan, saking banyaknya pengguna yang meninggalkannya, WhatsApp sampai memasang iklan besar di koran.

Twitter
WhatsApp pasang iklan di koran. 

WhatsApp seakan tidak mau ambil risiko besar di India sehingga segera mengambil tindakan. Sebab, Facebook bertaruh besar di India.

Tahun lalu, Facebook berinvestasi 5,7 miliar (sekitar Ro 90 triliun dengan kurs saat itu) ke Reliance Jio, perusahaan telekomunikasi terbesar di India.

Investasi itu adalah yang terbesar untuk sosial media bagi Facebook setelah membeli WhatsApp tahun 2014 lalu dengan nilai 22 miliar dollar AS.

Investasi tersebut rencananya akan digunakan untuk mendongkrak transaksi digital bagi 30 juta bisnis kecil dan menengah di India.

Akhir tahun lalu, WhatsApp juga mengantongi izin untuk WhatsApp Pay dari pemerintah India setelah sebelumnya memunculkan pro dan kontra sejak diperkenalkan tahun 2018.

Itu sebabnya, kontroversi mengenai WhatsApp sedikit banyak akan mempengaruhi rencana besarnya di Negeri Anak Benua.

WhatsApp Tunda Kebijakan

WhatsApp tampaknya 'ketar-ketir' sendiri dengan kebijakan privasi yang dibuatnya baru-baru ini.

Bagaimana tidak, banyak pengguna yang memilih tak lagi memakai WhatsApp dan berpindah ke Telegram dan Signal karena kebijakan privasi pengguna diharuskan terintegrasi dengan Facebook.

Banyak yang akhirnya salah paham dan takut data privasi WhatsApp mereka bisa bocor di Facebook.

Setelah banyak menimbulkan perdebatan, WhatsApp akhirnya menunda pemberlakuan kebijakan privasi baru yang diumumkan awal Januari ini.

Ilustrasi WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp (threatpost)

Pada awalnya, WhatsApp berencana memberlakukan kebijakan privasi baru mereka mulai 8 Februari 2021 mendatang.

Apabila pengguna tak kunjung menyetujui persyaratan baru, akun WhatsApp pengguna terancam akan dihapus.

Namun, dalam pernyataan terbaru di blog resminya, WhatsApp mengatakan akan memperpanjang waktu bagi penggunanya untuk memberikan persetujuan.

Baca juga: WhatsApp Wajibkan Pengguna Serahkan Data Privasi ke Facebook, Jika Tidak Hapus Akun Saja

Baca juga: POPULER Tips Mudah Ganti Wallpaper Chat WhatsApp Tapi Berbeda-beda Tiap Kontak

"Tidak ada akun yang ditangguhkan atau dihapus pada 8 Februari," tulis WhatsApp, seperti dikutip KompasTekno, Sabtu (16/1/2021).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved