Warganya Ngadu Kena Pungli Soal Bansos ke Risma, Walkot Tangerang: Kalau Bukan Hak, Jangan Diambil

Wali Kota Tangerang menanggapi aduan warganya yang mengaku kena pungli saat meminta bantuan sosial.

Editor: Irsan Yamananda
Dok. Kredivo
Ilustrasi - Walkot Tangerang tanggapi aduan masyarakat terkait pungli bansos. 

TRIBUNMATARAM.COM - Dugaan pungli terhadap penyaluran bantuan sosial terjadi di Kota Tangerang.

Hal itu pertama kali diungkapkan oleh Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Risma mengatakan, pihaknya menemukan adanya pungli bansos program keluarga harapan (PKH).

Sang Mensos mengatakan, ia mendapatkan aduan dari penerima bansos.

Mengenai masalah ini, Wali Kota Tangerang, Banten, Arief R Wismansyah angkat bicara.

Ia berjanji oknum yang melakukan pungli akan ditindak tegas.

Baca juga: Mengadu ke Mensos Risma, Penerima Bansos Ngaku Kena Pungli, Kena Potongan Uang Kresek Rp 50.000

Baca juga: AWAS PUNGLI! BST Rp 600 Ribu Dibagikan Utuh Tanpa Potongan, Berikut Syarat Mencairkan di Kantor Pos

Mensos Tri Rismaharini mendapatkan aduan soal pungli bansos.
Mensos Tri Rismaharini mendapatkan aduan soal pungli bansos. (kolase tribunnewsmaker)

Dia menyatakan itu di Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu (28/7/2021).

Arief menegaskan, pihaknya akan menindak siapapun oknum yang melakukan pungli.

"Saya minta memang ditindak tegas saja, karena ini kan menyangkut masyarakat.

Apa lagi yang butuh bantuan kan sangat membutuhkan," kata dia melalui sambungan telepon, Jumat (30/7/2021) seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos".

Baca juga: Pungli 5 Oknum Satgas PPKM Covid-19 di Pos Penyekatan Sumsel Terungkap, Minta Rp 50 Ribu per Truk

"Berapapun itu, mau (yang diambil) Rp 50.000, mau seribu perak, kalau bukan haknya, ya jangan diambil," kata dia.

Arief sebelumnya menyatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus pungli itu bersama dengan kepolisian dan kejaksaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, empat orang warga mengaku ke kepolisian bahwa mereka telah menerima bantuan PKH sejak 2018.

Satu penerima lainnya baru menerima bantuan satu kali pada 2021.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved